Parkir Liar, 10 Kendaraan Dicabut Pentil di Kolong Tol Becakayu

Cabut Pentil kendaraan roda empat yang lakukan parkir liar di Kolong Tol Becakayu, Makasar, Jakarta Timur

Parkir Liar, 10 Kendaraan Dicabut Pentil di Kolong Tol Becakayu
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Cabut Pentil kendaraan roda empat yang lakukan parkir liar di Kolong Tol Becakayu, Makasar, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sebanyak 10 kendaraan roda empat dicabut pentil oleh 20 petugas gabungan di kolong Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Sebelumnya diberitakan, parkir liar kembali terjadi di Kolong Tol Becakayu meskipun pada awal tahun ini Sudin Perhubungan sudah lakukan tindakan derek.

Namun hal tersebut tak membuat jera para pemarkir liar ini.

Pada Jumat (17/5/2019) Suku Dinas Perhubungan bersama Satpol PP dan Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Makasar kembali melakukan penindakan.

Kali Cipinang Meluap, Jalan Tipala Kampung Makasar Tergenang Air Malam Ini

Kali Sunter Kembali Meluap, Petugas Damkar Jakarta Timur Siaga di Permukiman Warga Makasar

Warga Manfaatkan Genangan Banjir di Kampung Makasar untuk Mencuci Sepeda Motor

"Sebenarnya sudah sering kami menerima laporan dari warga, Lurah Cipinang Melayu dan Camat Makasar terkait parkir liar ini. Namun kembali lagi terjadi. Sebelumnya kami sudah lakukan penderekan agar mereka jera. Tapi nampaknya peringatab tersebut tidak diindahkan sama sekali. Oleh sebab itu, hari ini kami lakukan penindakan lagi dengan cara cabut pentil. Tadinya baru 5 kendaraan, kemudian kami menyusuri lagi dan akhirnya 10 kendaraan kami lakukan cabut pentil," terang Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Slamet Dahlan, Jumat (17/5/2019).

Kendaraan yang dicabut pentilnya didominasi oleh kendaraan pribadi.

Para pemarkir liar ini tak mengindahkan imbauan larangan yang sudah ditempelkan di pilar penyangga tol.

Bukan hanya satu, terlihat beberapa spanduk larangan ini, namun parkir liar masih marak terjadi.

"Bila tindakan ini tidak membuat efek jera juga. Maka nantinya kami akan lakukan penderekan secara paksa. Sebab bukan hanya satu atau dua kendaraan saja yang parkir di sini. Tapi banyak kendaraan yang didominasi oleh kendaraan pribadi yang parkir di sini. Pasti akan kami lakukan tindakan tegas," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved