Perempuan Perekam Video Ancam Penggal Jokowi Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap tersangka, Ina Yuniarti, perempuan perekam aksi mengancam memenggal kepala Jokowi.

Perempuan Perekam Video Ancam Penggal Jokowi Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Tribunnews.com/Fahdi
Dua perempuan yang berada dalam video ancaman terhadap Presiden Joko Widodo digiring aparat Polda Metro Jaya, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap tersangka, Ina Yuniarti.

Ina Yuniati merupakan perempuan yang merekam aksi Hermawan Susanto mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo sebagai tersangka.

Penahanan dilakukan sejak Kamis (16/5/2019) malam hingga 20 hari ke depan.

"Iya kita tahan untuk 20 hari pertama. Nanti bisa kita perpanjang sesuai ketentuan lanjutannya bagaimana," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2019).

Jerry mengatakan Ina ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Dirinya ditempatkan di sel khusus perempuan.

"Iya di Dit Tahti. Di sana sama dengan HS, tapi beda ruangan lah. Ina khusus perempuan," tutur Jerry.

Ina disangkakan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 4 UU RI Nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Dirinya terancam enam tahun penjara.

Sebelumnya, Ina ditangkap di rumahnya di Grand Residence City, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (15/5/2019). Ina berperan merekam dan menyebarkan video ancaman Hermawan kepada Jokowi.

Saat penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya; satu buah Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Ina Yuniarti. Kemudian, satu buah handphone jenis Iphone 5s, satu buah masker hitam, satu buah kacamata hitam. Selain itu, satu buah cincin, satu buah kerudung biru tua, satu buah baju putih dan satu buah tas warna kuning.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved