Lapangan Bola di Cipayung Jadi Parkir Liar, Kasudin Pemuda dan Olahraga Jaktim Panggil Pemilik Mobil

Bukan hanya satu, lebih dari 8 mobil terparkir di pinggir lapangan yang memang seharusnya merupakan sarana olahraga tersebut.

Lapangan Bola di Cipayung Jadi Parkir Liar, Kasudin Pemuda dan Olahraga Jaktim Panggil Pemilik Mobil
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Parkir liar di Lapangan Sepak Bola Lubang Buaya, Jumat (17/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Timur, Edward Situmeang janji akan panggil pemilik kendaraan yang parkir liar di Lapangan Sepak Bola Lubang Buaya.

Sebelumnya diberitakan, Lapangan Sepak Bola yang terletak di RT 11/9, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur ini sudah dijadikan lahan parkir liar.

Bahkan menurut seseorang yang enggan disebutkan namanya, kendaraan pribadi roda empat tersebut bermalam di lokasi.

Hal itu, terlihat dari jajaran mobil yang diberikan sarung.

Bukan hanya satu, lebih dari 8 mobil terparkir di pinggir lapangan yang memang seharusnya merupakan sarana olahraga tersebut.

Parkir liar di Lapangan Sepak Bola Lubang Buaya, Jumat (17/5/2019).
Parkir liar di Lapangan Sepak Bola Lubang Buaya, Jumat (17/5/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Ya artinya begini, posisi parkirnya kan di pinggir. Jadi tidak mengganggu aktivitas warga bermain bola. Kan mereka tidak mengganggu yang main bola. Namun nanti akan kita panggil pemilik kendaraan terlebih dahulu," kata Edward saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2019).

Namun, untuk waktu pasti kapan akan dilakukan pemanggilan.

Pihak Suku Dinas Pemuda dan Olahraga belum bisa memastikan.

"Nantilah segera. Segera kami panggil. Meskipun di pinggir, tetap saja itu tidak boleh," ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 11/9 Subarkah mengatakan jika warganya kerap kali menanyakan soal parkir di lapangan.

"Ya warga saya ada juga yang parkir di situ. Lalu dari saya sih cuma mengarahkan untuk langsung ke penjaga lapangan saja. Untuk selebihnya saya kurang tahu seperti apa. Jadi tiap kali ada warfa tanya, saya hanya mengarahkan," katanya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved