Wali Kota Jakarta Utara Pastikan Tidak akan Menggusur Warga Terdampak Kebakaran di Kampung Bandan
Syamsuddin Lologau memastikan, Pemrov DKI Jakarta tidak melakukan penggusuran terhadap warga terdampak kebakaran di Kampung Bandan.
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis
TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Rencana penataan kampung di RT11, 12, dan 13 RW 05, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara ditawarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau memastikan, Pemrov DKI Jakarta tidak melakukan penggusuran terhadap warga terdampak kebakaran di Kampung Bandan.
Dia mengatakan, melalui Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menawarkan adanya penataan kampung.
"Kita pastikan tidak ada penggusuran atau pun relokasi warga ke rusun (rumah susun). Mereka tetap akan tinggal di lokasi itu," kata Syamsuddin di Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (19/5/2019).
Dalam pertemuannya dengan perwakilan warga Kampung Bandan, Syamsuddin menjelaskan bahwa penataan kampung ini akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan utama warga.
Diantaranya meliputi penataan akses jalan, tempat ibadah, sekolah, sarana dan prasarana lingkungan, hingga hunian sementara (shelter).
"Ke depannya kami akan buatkan shelter untuk hunian sementara warga di sana. Nanti akan kita tata agar lingkungan itu laik huni," jelas Syamsuddin.
• Pengelola Terminal Pulo Gebang Klaim Sudah Menindak Tegas PO Nakal
• Harga Lukisan Penganten Musiman di Rumah Si Pitung Ditaksir Hingga Miliaran Rupiah
• Bangunan SD di Pasar Baru Ambruk, Menimpa Warung Hingga Tewaskan Sang Pemilik
Sementara itu, Camat Pademangan, Mumu Mujtahid menerangkan, masa tanggap darurat di lokasi pengungsian diperpanjang hingga sepekan ke depan.
Keseluruhan pelayanan baik dari pendistribusian makanan, logistik, hingga kesehatan tetap diprioritaskan bagi warga terdampak.
"Pengungsian masih berlanjut sampai tujuh hari ke depan. Sambil kita diskusikan kembali penawaran penataan kampung kepada warga," kata dia.