Antisipasi Keterlambatan, PT KAI Lakukan Rekayasa Pola BLB
Hal itu dilakukan, lantaran ingin mengantisipasi keterlambatan penumpang KA yang menuju ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT KAI Daop 1 Jakarta kembali memberlakukan kebijakan rekayasa pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB).
Hal itu dilakukan, lantaran ingin mengantisipasi keterlambatan penumpang KA yang menuju ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
"Rekayasa pola operasi pemberangkatan KA ini akan dilakukan pada Selasa (28/5) mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.35 WIB, berlaku mulai keberangkatan KA 10 (Argo Dwipangga) tujuan Solo sampai dengan KA 34 (Argo Parahyangan) tujuan Bandung. Total, ada 12 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir, yang akan direkayasa pola operasi pemberangkatannya," jelas Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (28/5/2019).
“Ke-12 KA ini tetap akan berangkat dari Gambir sesuai jadwal, namun khusus hari ini ada penyesuaian pola operasi, yaitu bila biasanya KA yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, hari ini akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk proses naik-turun penumpang,” sambung Eva, sapaannya.
• Polwan yang Ditangkap Polda Jatim Bukan Terpapar Radikalisme, Polda Maluku Utara Angkat Bicara
Sebelumnya, kata Eva, penutupan di sejumlah ruas jalan di sekitar wilayah Jakarta berdampak dengan kemaslahatan penumpang KA.
Seperti di Jalan Kuningan, MH Thamrin dan Sudirman yang sempat mengalami pengalihan arus oleh Polda Metro Jaya.
"Sempat berimbas kemacetan dibeberapa titik jalan, termasuk di jalan Medan Merdeka Timur yang menjadi lokasi Stasiun Gambir. Maka itu KAI melakukan pola rekayasa BLB agar penumpang bisa lebih tenang," pungkasnya.