Ibadah Haji 2019
Makanan yang Akan Dikonsumsi Jemaah Calon Haji Selalu Dipantau Ahli Gizi
Bagi jemaah calon haji yang tercatat memiliki riwayat diabetes pun, porsi dan takarannya akan dianjurkan untuk dikurangi oleh para ahli gizi
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Jemaah calon haji emberkasi Jakarta Pondok Gede tidak dianjurkan makan pedas dan harus tinggi serat.
Dua ahli gizi, Hening Kinasih (25) dan Ulfah Latifa (23) bertugas memantau asupan yang diterima jemaah calon haji selama berada di Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur.
Sejak jemaah calon haji kloter pertama tiba pada Sabtu (6/7/2019) keduanya harus memastikan makanan yang disajikan tidak pedas untuk kesehatan para jemaah.
"Untuk makanan selalu kita pantau. Makanannya tidak pedas untuk kesehatan para jemaah juga. Selain itu makanan dan buah-buahan yang mengandung serat juga kita pantau. Karena jemaah calon haji harus dapat makanan tinggi serat," kata Hening Kinasih (25) di Asrama Haji Pondok Gede, Jumat (19/7/2019).
Makanan berserat yang berguna untuk memperlancar pencernaan ini, bisa didapatkan jemaah calon haji dari sayuran serta buah seperti pisang, pir dan lain sebagainya yang disajikan secara prasmanan di tiap-tiap penginapan.
Bagi jemaah calon haji yang tercatat memiliki riwayat diabetes pun, porsi dan takarannya akan dianjurkan untuk dikurangi oleh para ahli gizi.
• Menu Garang Asem, Tempe Bacem Untuk Jemaah Haji Asal Solo, Intip Suasana Dapur Produksi Makanannya!
"Untuk yang ada riwayat sakit diabetes kita akan informasikan untuk mengurangi porsi makanannya. Karena kan kita juga kordinasi dengan petugas kesehatan. Jadi yang sakit tetap kita pantau secara asupan selama di penginapan ya," lanjut Hening.
Sementara itu, untuk para jemaah calon haji yang tercatat memiliki alergi maka akan menjadi catatan tersendiri bagi para ahli gizi ini.
Jemaah yang memiliki alergi akan diberikan makanan lain agar asupannya tetap terpenuhi. Oleh sebab itu katering di Asrama Haji Pondok Gede selalu membuat menu yang berbeda tiap kali waktu pembagian makanan.
Hingga hari terakhir kloter pada gelombang pertama berakhir, keduanya mengatakan belum ada komplain atau kejadian yang tidak baik selama asupan gizi para jemaah mereka pantau.