Atasi Kesemrawutan Pasar Asemka, PKL Bandel Terancam Sidang Yustisi
"Makanya kita akan terus berpatroli agar mereka ini tidak berdagang di tempat yang dapat mengganggu kemacetan," kata Ivand.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Mengantisipasi kesemrawutan yang kerap terjadi oleh ulah Pedagang Kaki Lima (PKL), petugas Satpol PP Kecamatan Tambora, Jakarta Barat bakal rutin menggelar penertiban di Pasar Pagi Asemka.
"Kami akan terus berpatroli di sekitar Pasar Asemka ini agar tidak ada lagi PKL yang berjualan di sembarang tempat karena itu membuat lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet dan dikeluhkan warga," Kasatgaspol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro usai menertibkan PKL di Pasar Pagi Asemka, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (25/7/2019).
Ivand mengakui PKL di tempat ini kerap kali kucing-kucingan dengan para petugas.
Bila petugas lengah sedikit saja, maka PKL akan langsung berjualan di trotoar atau bahu jalan. Hal itu membuat lalu lintas di kawasan ini kerap semrawut dan macet.
"Makanya kita akan terus berpatroli agar mereka ini tidak berdagang di tempat yang dapat mengganggu kemacetan," kata Ivand.
Dalam penertiban hari ini, beberapa gerobak dan barang dagangan PKL terpaksa diangkut petugas Satpol PP lantatan kedapatan melanggar aturan.
Petugas juga meminta identitas PKL yang barangnga diangkut untuk dilakukan pendataan.
Untuk membuat jera, kata Ivand, apabila PKL yang telah beberapa kali dagangannya diamankan karena melanggar aturan, maka akan disuruh menjalani sidang yustisi.
"Jadi para PKL itu nanti biar kita sidang yustisi di tingkat kota, sedangkan Barangnya dibawa ke gudang Satpol," kata Ivand.