Pilpres 2019

Sebut Nama Prabowo Bisa Rusak di Mata Dunia, Luhut Panjaitan: Dikaitkan 98 Nanti Dikaitkan Lagi 2019

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Luhut Binsar Panjaitan saat menjadi narasumber di acara Special Interview di Berita Satu, pada Jumat (24/5/2019).

"Siapa yang tanggung jawab kalau nama dia rusak?" tambahnya.

Pembawa acara tersebut, Claudius Boekan mengatakan saat ini nama Prabowo Subianto memang sudah dikaitkan dengan aksi massa 22 Mei.

"Suka atau tidak suka demo kemarin itu dikaitkan dengan Pak Prabowo," kata Claudius Boekan.

Luhut Binsar Panjaitan berpesan kepada para pendukung Prabowo Subianto, agar tak bertindak yang justru dapat menyebabkan Ketua Umum Partai Gerindra itu terjerumus ke arah hal tak baik.

"Iya itu yang saya bilang, jadi pendukung Pak Prabowo itu hati-hati, jangan kalian jerumuskan Pak Prabowo itu," jelas Luhut Binsar Panjaitan.

Sebut Perancang Kericuhan 22 Mei Profesional, Hermawan Sulistyo Soroti Cara Perusuh Lempar Molotov

Foto Peluru Tajam dari Mobil Brimob di Aksi 22 Mei Viral, Polisi: Itu Dipakai Peleton Anti Anarkis

"Ini kan dibuat langkah itu, mereka emosioanl aja," tambahnya.

Dia juga membahas soal ucapan selamat untuk Jokowi terkait hasil Pilpres 2019 dari pemimpin-pemimpin dunia.

"Amerika, China, Rusia, Perancis sudah memberikan selamat ke Presiden Jokowi," ujar Luhut Binsar Panjaitan.

"Kalau tolak terus (hasil Pilpres 2019) enggak bagus," tambahnya.

Penyebar Hoaks Ditangkap, Anggota Brimob yang Disebut dari China Tunjukan Wajah: Saya Asli Indonesia

Medsos Diisukan Dibatasi Sampai 10 Hari, Sejumlah Pedagang Online Menjerit: Ekonomi Kami Bisa Lumpuh

 

SIMAK VIDEONYA:

Luhut : Saya Nggak Rela Lihat Pak Prabowo Diberikan Informasi yang Tak Benar 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kasihan kepada capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Hal itu dikatakan Luhut Binsar Pandjaitan, karena ada beberapa orang yang mencoba memanas-manasi Prabowo Subianto.

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan itu saat disinggung soal postingannya di Facebook-nya mengenai para senior yang memanasi Prabowo Subianto.

"Melalui tulisan ini saya juga ingin menitipkan pesan kepada para senior untuk tidak perlu memanas-manasi dengan memberikan informasi yang tidak jelas kepada Pak Prabowo.

Biarkanlah Beliau mendapat informasi yang berimbang sehingga bisa membuat keputusan dengan input data yang benar.

Halaman
1234

Berita Terkini