Politikus Nasdem Ingatkan Gubernur DKI Dampak Negatif Melegalkan Becak

Langkah Anies Baswedan melegalkan keberadaan becak ini menuai kritik. Anies seharusnya tak sekedar terikat kontrak politik

Politikus Nasdem Ingatkan Gubernur DKI Dampak Negatif Melegalkan Becak
Warta Kota/Henry Lopulalan
Aktivitas becak di Kawasan Kebon Bawang, Tajungpnriuk, Jakarta Utara, Senin,(15 /1/2018). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana melegalkan keberadaan becak di wilayah DKI Jakarta. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengizinkan kembali becak beroperasi di Jakarta.

Langkah Anies Baswedan melegalkan keberadaan becak ini menuai kritik.

Selain mantan Gubernur DKI Sutiyoso, kritikan juga disampaikan anggota DPR RI Ahmad Sahroni.

Politikus Partai NasDem ini menilai, Anies seharusnya tak sekedar terikat kontrak politik dan perlu melakukan kajian panjang sebelum berpikir melegalkan becak di ibu kota.

Wakil rakyat yang bermukim di Tanjung Priok ini mengingatkan kebijakan dikeluarkan oleh Gubernur nantinya harus dapat diterapkan di seluruh wilayah, bukan hanya berlaku di sekitar Jakarta Utara saja.

Seperti ramai diberitakan di berbagai media, Anies sebelumnya mengakui rencana melegalkan becak tak lepas dari adanya kontrak politik dengan Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu pada Oktober 2016 lalu.

Sahroni mengatakan, sebaiknya Anies sebagai Gubernur DKI lebih memikirkan bagaimana pembangunan ibu kota dan mengatasi berbagai persoalannya.

Seperti kemacetan dan banjir dibanding mengeluarkan kebijakan yang hanya membela sekelompok orang akibat kontrak politiknya.

"Jangan hanya karena adanya kontrak politik karena kebijakan harusnya bisa diberlakukan secara umum, bukan hanya di sekitar Jakarta Utara, tapi wilayah lain pun akan bisa melakukan hal serupa," kata Sahroni lewat pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/1/2018).

Menurutnya, kajian khusus sangat diperlukan untuk memastikan efek domino ditimbulkan oleh keberadaan becak di ibu kota ketika telah dilegalkan.

Halaman
12
Editor: ytz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved