Miris, Orang Jepang Sindir Warga Indonesia Tidak Suka ke Museum
Wanita asal Osaka, ini menilai animo masyarakat Indonesia datang ke museum rendah.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Laporan wartawan TRIBUNJAKARTA.COM Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang Shiho (33), datang ke Museum Tekstil bersama dan anaknya.
Shiho datang ke Museum Tekstil karena tertarik dengan kebudayaan Indonesia.
Wanita asal Osaka, ini menilai animo masyarakat Indonesia datang ke museum rendah.
Baca: Museum Tekstil Lama Tidak Dipugar
"Disana (Jepang) selalu ramai karena banyak dari berbagai negara datang kesana sementara di Jakarta mungkin sedikit ada turis," ujar Shiho di Museum Tekstil, Sabtu (27/1/2018).
Shiho pun sempat belajar membatik di Gedung Pendopo Batik Museum Tekstil.
Ia pun tampak serius ketika melukiskan canting ke kain yang disediakan oleh pihak museum.
Baca: Kebaya Karya Inez Mardiana Dijual Rp 400 ribu
Wanita rambut terkuncir itu mengaku tertarik membatik karena motifnya bernilai seni tinggi.
"Karena membatik itu cantik," kata Shiho.
Shiho mengatakan, di Jepang tidak ada museum khusus untuk belajar batik.
Baca: Pedagang Pisang Membuat Macet Jalan Kramat Kebayoran Lama
Karena itu Shiho tak mau melewatkan kesempatan belajar kebudayaan Indonesia itu.
"Di sana (Jepang) tidak ada seperti ini," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/orang-jepang-membatik_20180127_181113.jpg)