Ramainya Antrean Toilet Umum di Kawasan Kota Tua saat Sabtu Minggu

Asep menjelaskan banyaknya pengunjung Kota Tua yang mengantre setiap hari Sabtu dan Minggu, sampai mengumpamakan seperti orang antre sembako

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Imanuel Nicolas Timothy
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Tampak depan toilet umum belakang Cafe Batavia sehabis diguyur hujan, pukul 16.00, Senin (29/1/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - "Kalau Sabtu Minggu, yang nunggu kaya ngantre sembako," ujar Asep, penjaga toilet dan mushola di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat (29/1/2018).

Asep menjelaskan banyaknya pengunjung Kota Tua yang mengantre setiap hari Sabtu dan Minggu, sampai mengumpamakan seperti orang antre sembako.

Kawasan Kota Tua yang luasnya mencapai 1.096 meter, ini hanya terdapat dua toilet umum.

Satu berada di belakang Museum Keramik, dikelola petugas Kawasan Kota Tua.

Posisinya yang agak jauh dan tidak terdapat mushola membuat toilet ini lebih sepi.

Sedangkan toilet lainnya yang dikelola perseorangan dan dijaga Asep terletak di belakang Cafe Batavia.

Lokasinya yang lebih strategis dan mudah dijangkau membuat toilet ini lebih ramai.

Toilet umum yang juga menjual minuman dingin ini memiliki enam bilik untuk laki-laki, dan sembilan bilik untuk perempuan.

Di dalamnya juga terdapat mushola dengan luas sekira 6 x 10 meter dan ada papan pemisah di tengahnya untuk jamaah laki-laki dan perempuan.

Saat hari biasa, Asep menyatakan jumlah pengunjung yang datang.

"Waduh, ga ngitungin tuh," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved