Pedagang Blok G Tanah Abang Merasa Anies Baswedan Bersikap Tidak Adil
Seharusnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan kebijakan yang menguntungkan seluruh pedagang
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Para pedagang di Pasar Blok G Tanah Abang iri dengan perlakuan Pemprov DKI Jakarta yang memperbolehkan pedagang kaki lima (PKL) berjualan di Jalan Jatibaru.
Kebijakan tersebut dinilai sama saja mematikan mata pencaharian para pedagang di Blok G.
"Di sini (Blok G) kita kan bayar retribusi, tapi kenapa pemerintah malah lebih memprioritaskan pedagang di Jatibaru," keluh Ita, pedagang pakaian di Blok G Tanah Abang saat berbincang dengan TribunJakarta.com, Rabu (31/1/2018).
Ita mengatakan, seharusnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan kebijakan yang menguntungkan seluruh pedagang.
Bukan malah membuat kebijakan yang berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial.
"Di sana (Jatibaru) enak, banyak orang yang dari stasiun langsung belanja. Di sini mah sepi," tuturnya.
Menurutnya, ketimbang Jalan Jatibaru digunakan untuk berdagang, lebih baik para PKL di sana dipindahkan ke Blok G.
Selain menjadi lebih tertib, hal itu juga akan membuat Blok G menjadi lebih ramai.
Pasalnya, keadaan di Blok G saat ini terlihat sepi. Bahkan banyak kios di pasar ini yang tutup .
"Di sini (Blok G) kan banyak yang kosong, mendingan yang disana aja dipindahin ke sini," kata Ita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pedagang-blok-g_20180131_181607.jpg)