Proses Evakuasi Ibu dan Anak yang Tergencet Truk Berlangsung Sangat Dramatis
Korban pria dewasa bisa segera dievakuasi, namun untuk korban ibu dan seorang anak yang terjepit di antara as depan dan trotoar butuh waktu lebih lama
TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Kecelakaan yang terjadi di pertigaan Hanoman jalan Siliwangi, tepatnya depan Semsat Kota Semarang III, Rabu (30/1/2018) dibawa ke RS Columbia Asia mengakibatkan tiga orang luka berat.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk bernopol, B 9832 FXS yang menyeruduk tiga motor yakni Honda Scoopy G 4089 MN, Mio H 6730 HQ, dan Smash H 4878 YW.
Tiga korban luka berat tersebut adalah seorang pria dewasa yang diduga mengendarai Mio, dan seorang ibu berboncengan dengan anak lelaki.
Korban pria dewasa bisa segera dievakuasi, namun untuk korban ibu dan seorang anak yang terjepit di antara as depan dan trotoar butuh waktu lebih lama.
Sang ibu terlihat memeluk anaknya yang berada di bawah.
Sang anak sempat beberapa kali menangis.
Sembari menunggu crane datang, ratusan warga yang berkerumun sempat berusaha menggulingkan truk tersebut dengan mendorongnya, namun tidak berhasil.
Bahkan percikan bensin yang tercecer sempat membuat ada api yang membakar di sekitar as depan.
Beruntung pemadam juga segera datang dan memadamkan api.
Kecelakaan di Jl Siliwangi Semarang yang melibatkan sebuah truk dan empat sepeda motor, Selasa 30 Januari 2018 siang ini.
Evakuasi berjalan dramatis, ratusan orang meneriakkan takbir. Sementara sang anak di bawah kolong truk juga sempat terdiam dari tangisan, yang membuat warga sekitar semakin panik.
Beruntung saat crane datang. Truk bisa sedikit diangkat dan keduanya segera dievakuasi dari bawah kendaraan bermuatan berat tersebut.
Tampak kaki sang ibu patah namun ia tetap sadar.
"Ketiganya dibawa ke RS Columbia Asia, alhamdulilah masih hidup, semoga terus diberi keshatan," jelas Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi. (Rival Almanaf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kecelakaan_20180131_144401.jpg)