Berkat Ampas Kopi, Lukisan Karya Seniman Kediri Tembus Sampai Amerika

ekakik atau lethek, merupakan ampas bekas seduhan kopi yang biasanya sering dibuang karena dianggap tak berharga.

Berkat Ampas Kopi, Lukisan Karya Seniman Kediri Tembus Sampai Amerika
Surya/Didik Mashudi
Nurkabib, pelukis asal Kediri yang memanfaatkan ampas kopi sebagai cat. SURYA/DIDIK MASHUDI 

Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Cekakik atau lethek, merupakan ampas bekas seduhan kopi yang biasanya sering dibuang karena dianggap tak berharga.

Tapi, Nurkabib menganggap ampas kopi sangat berharga untuk bahan lukisan yang sangat artistik dan harganya berlipat.

Lukisan ampas kopi Nurkabid telah banyak dikoleksi kolektor Indonesia dan mancanegara.

Sejak sekolah dasar Nurkabib sudah senang menggambar, mulanya mencontoh gambar di buku pelajaran.

Lama kelamaan ia mulai menggambar di atas kanvas.

Ide membuat lukisan dari ampas kopi Nurkabid dapat dari guru nganjinya Mbah Mahmudin yang bercerita pengalamannya menggambar dengan bahan pewarna cekakik.

"Saya kemudian disuruh belajar menggambar dengan cekakik," ungkap dia.

Kala Nurkabib sudah sekolah SMA, Mbah Mahmudin masih sering menunggui dan memintanya menggambar dengan cekakik.

"Saya kadang diajak ke rumah beliau atau di pondoknya," tambah dia.

Halaman
123
Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved