Miris, Demi Anak Remaja 23 Tahun ini Rela Jadi PSK

Dia baru tahu setelah enam bulan silam, dia ditawari pekerjaan oleh tetangganya di sebuah kafe di Pasuruan.

Miris, Demi Anak Remaja 23 Tahun ini Rela Jadi PSK
Surya/Galih Lintartika
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan mengamankan 16 PSK di kawasan wisata Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/2/2018). Surya/Galih Lintartika 

TRIBUNJAKARTA.COM, PASURUAN - Pekerja seks komersial (PSK) masih banyak beroperasi di Tretes, Pasuruan.

Satpol PP pun terus melakukan razia, namun hasilnya tidak membuat kapok PSK.

Hal ini setidaknya diakui oleh perempuan berinisial IL.

Baca: Cerdik, Ini Akal-akalan PSK Kecoh Kejaran Satpol PP

Perempuan 23 tahun ini mengaku terpaksa bertahan di Tretes karena tak punya pekerjaan lain. 

IL yang berasal dari Purwokerto ini juga mengaku sama sekali tak tahu Tretes sebelumnya.

Dia baru tahu setelah enam bulan silam, dia ditawari pekerjaan oleh tetangganya di sebuah kafe di Pasuruan.

Baca: Asyik, Google Bisa Prediksi Keterlambatan Pesawat

"Saya menerimanya. Saya hanya lulusan SMA. Di kampung juga tidak ada kerjaan," kata IL.

Saat berangkat dari kampung bersama teman-temannya, IL mengaku tidak tahu menahu bahwa di Tretes dirinya menjadi pemuas nafsu seperti ini.

"Di sini, saya tinggal di rumahnya bos. Setiap hari bekerja seperti ini. Siang menjelang sore, biasanya saya sudah persiapan untuk kerja hingga dinihari," katanya, Kamis (1/2/2018).

Baca: Awas, Tanah Longsor di RPTRA Pancoran

Hal yang sama juga disampaikan SN. Ia awalnya mendapatkan tawaran bekerja sebagai sales di kafe. Namun, oleh temannya, ia dibawa ke sini.

"Mau tidak mau saya jalani. Saya tidak ada pilihan lain. Saya harus membiayai anak saya yang masih kecil. Suami sudah pergi meninggalkan saya, saya harus kuat menjadi single parent," katanya. (Surya/Galih Lintartika)

Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved