Warga Rawa Bambu Bisa Dapat Uang dengan Cara Setor Sampah

Setiap sampah yang dikumpulkan oleh warga akan diberi imbalan yang berbeda, sesuai dengan cara warga itu menyetorkannya

Penulis: Ria Anatasia | Editor: Imanuel Nicolas Timothy
TribunJakarta.com/Ria Anastasia
Tumpukan sampah yang dikumpulkan warga Kampung Rawa Bambu, Bekasi kepada Bank Sampah Induk Patriot (BSIP). TRIBUNJAKARTA.COM/RIA ANASTASIA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ria Anatasia

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Warga RW. 08 Kampung Rawa Bambu, Kalibaru, Bekasi Barat setoran untuk Bank Sampah Induk Patriot (BSIP), Sabtu (3/2/2018).

BSIP merupakan program Walikota Bekasi, Rachmat Effendi yang mengkoordinir 87 bank sampah aktif se-Kota Bekasi.

Warga RW 08 Kampung Rawa Bambu mulai aktif ikut program ini sejak bulan November 2017.

Selama 4 bulan, sudah ada lebih dari 100 keluarga dari 512 keluarga yang menyetorkan sampah mereka setiap 2 minggu sekali.

"Respon warga cukup antusias. Mereka sudah mau memilah sampah sendiri dan mengantarkannya ke balai RW," jelas Nastulloh, ketua RW. 08 Kampung Rawa Bambu.

Setiap sampah yang disetorkan akan diganti dengan uang yang dicatat di buku tabungan bank sampah.

Setiap sampah yang dikumpulkan oleh warga akan diberi imbalan yang berbeda, sesuai dengan cara warga itu menyetorkannya.

Jika warga menyetorkan sampah yang telah dipilah-pilah antara sampah plastik dengan non plastik, maka akan diberi imbalan Rp32.000 per kilogramnya.

Sementara, bagi warga yang tidak memilahnya, maka akan diberi imbalan sebesar Rp26.000 per kilogram.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved