Terowongan Perimeter Selatan Ambruk

Berhasil Dievakuasi dari Jepitan Beton, Putri Sempat Tanya Nasib Temannya Sebelum Meninggal

Dianti Dyah Ayu Cahtani alias Putri meninggal di Rumah Sakit Mayapada, Tangerang, Banten.

Berhasil Dievakuasi dari Jepitan Beton, Putri Sempat Tanya Nasib Temannya Sebelum Meninggal
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Tiga unit ekskavator dikerahkan untuk mengangkat material longsor yang menimbun satu unit mobil di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sampai Selasa (5/2/2018) dini hari. TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir Jaelani

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Dianti Dyah Ayu Cahtani alias Putri meninggal di Rumah Sakit Mayapada, Tangerang, Banten.

Putri satu dari dua korban longsor material tanah dan beton di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (5/2/2018) sore. 

Petugas evakuasi gabungan berhasil mengevakuasi Putri pada Selasa (6/2/2018) dini hari dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang

Tak lama dievakuasi ke dalam mobil ambulans dari timbunan lokasi longsor selama 10 jam, kondisi Putri masih sangat lemah dan trauma berat.

Dalam kondisi begitu, Putri sempat menanyakan nasib temannya, Mutmainah, yang ia ketahui masih terjepit di dalam mobil yang sama.

Demikian diungkapkan ayahanda Putri, Gatot Tjahjono, dalam wawancara dengan stasiun tv swasta di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (6/2/2018) pagi.

Gatot turut mendampingi proses evakuasi putrinya yang dilakukan tim gabungan di lokasi, hingga anaknya itu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Mayapada.

Menurut dia, Putri satu dari dua korban yang masih bisa diajak komunikasi oleh petugas evakuasi, meski dalam kondisi terjepit impitan mobil dan tumpukan material beton.

Posisi Putri berada di balik kemudi.

Setelah Putri berhasil dikeluarkan dari dalam mobil tersebut, dia menanyakan nasib temannya yang berada di kursi penumpang depan.

"Iya, dia tanya temannya itu bagaimana? Dijawab sama petugas, itu masih proses (evakuasi)," ungkap Gatot.

Selain psikis, lanjut Gatot, anaknya juga mengalami cedera di lengan kanan dan kaki.

"Dia minta kakinya diganjal bantal," terang dia. 

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved