Banjir di Jakarta

Rumah Kebanjiran Warga Terpaksa Tidur di Kuburan

Warga terdampak banjir mengungsi di Pemakaman Wakaf Tanjungan. Nurhayanah, salah satu pengungsi mengungkapkan tidak takut tidur di makam.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Warga terdampak banjir di Pejaten Timur, sebagian mengungsi di Pemakaman Wakaf Tanjungan, Jalan Rukun Ujung, Jakarta Selatan. TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS 

Laporan Wartawan, Tribunjakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas.

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pemukiman warga di Jalan Rukun Ujung, Pejaten Timur, Jakarta Selatan terendam banjir karena luapan air Sungai Ciliwung.

Tidak sedikit warga harus mengungsi ke sejumlah tempat, di antaranya halaman SMPN 46 dan masjid sekitar.

Uniknya, sebagian besar warga terdampak banjir itu lebih nyaman berlindung sementara di bangunan di tengah Pemakaman Wakaf Tanjungan, Jalan Rukun Ujung, Jakarta Selatan.

Nurhayanah, satu dari sekian pengungsi, mengungkapkan bahwa tidak takut tidur di makam.

Baca: Ini Akibat Tanah Longsor di Bandara Soekarno Hatta

Ia justru mengkhawatirkan barang-barang di rumahnya.

"Enggak takut biasa saja. Kita malah mikirin barang-barang di rumah. Yang lain mah enak bisa bawa barang-barang keluar," ujar Nurhayanah.

Nurhayah tidak membawa barang-barang berharga dari rumahnya, karena tak ingin menghalangi jalan.

"Kita ngalah karena nanti warga susah keluar karena barang banyak ditaruh di jalan," terang dia.

Sementara Sopiah, mengungkapkan sudah menyelamatkan sebagian barangnya.

"Saya Alhamdulilah barang sudah ada yang dibawa ke lantai dua. Sebagian juga dibawa. Saya pindah ke sini karena dekat,"ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved