Kelurahan Jagakarsa: Yuk Berantas Nyamuk Demam Berdarah
Tak hanya itu, ember kecil yang merupakan wadah air hujan dibuang secepatnya.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan, TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kesmas), Jinaldi, menjelaskan jentik nyamuk harus diberantas sejak dini.
Pasalnya jentik itu bisa tumbuh menjadi nyamuk penyebab demam berdarah.
Jinaldi memberikan saran kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya nyamuk.
"Tipsnya itu rajin memeriksa lingkungan sendiri. Menanam tumbuhan wewangian seperti lavender," terangnya kepada TribunJakarta.com di Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2018).
Baca: Kamu Malas Mencuci Mobil Saat Musim Hujan? Lihat Efeknya
Tak hanya itu, ember kecil yang merupakan wadah air hujan dibuang secepatnya.
Masih banyaknya lahan kosong menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
"Di wilayah kelurahan Jagakarsa itu masih banyak kebun. Kalau tidak ditinjau, banyak sarang nyamuk disana," tukasnya.
Baca: Gubernur Anies: Bu Susi, Kalau Ada Pasar Ikan yang Bau, Tenggelamkan Saja
Untuk itu, ia kembali menghimbau warga Jagakarsa untuk bersiap menghalau nyamuk.
"Warga dihimbau menaati anjuran pemberantasan nyamuk. Tidak bisa mengandalkan pihak kelurahan saja," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kelurahan-jagakarsa_20180208_164121.jpg)