Wilayahnya Masih Banyak Kebun, Kelurahan Jagakarsa Beri Tips Berantas Sarang Nyamuk
Pasalnya, jentik tersebut bisa tumbuh menjadi nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan, TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kesmas), Jinaldi, mengungkapkan jentik nyamuk harus diberantas sejak dini.
Pasalnya, jentik tersebut bisa tumbuh menjadi nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah.
Jinaldi memberikan saran kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan bahaya nyamuk.
Baca: Gubernur Anies: Bu Susi, Kalau Ada Pasar Ikan yang Bau, Tenggelamkan Saja
"Tipsnya itu rajin memeriksa lingkungan sendiri. Nanem wewangian bunga seperti lavender. Ember kecil tadahan ujan buang secepatnya," terangnya kepada wartawan TribunJakarta.com, Kamis (8/2/2018).
Selain itu, Masih banyaknya lahan kosong juga menjadi biang keladi dari nyamuk-nyamuk berkembang biak.
"Di wilayah kelurahan Jagakarsa tuh masih banyak kebun banyak pohonnya. Nah, itu kalo enggak ditinjau banyak sarang nyamuk disana,"tukasnya.
Baca: Fredrich Yunadi: Jaksa KPK Tukang Tipu, Mereka Anak Muda Kemarin Sore yang Buat Skenario
Untuk itu ia kembali mengingatkan kepada warga Jagakarsa untuk selalu bersiap menghalau nyamuk.
"Warga juga kami langsung ingatkan agar menaati anjuran pemberantasan nyamuk. Ga bisa mengandalkan pihak kelurahan saja," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kelurahan-jagakarsa_20180208_163735.jpg)