Ditinggal Pengungsi, Kegiatan Belajar Mengajar di SMPN 26 Kembali Berjalan Normal
Sebelumnya, kawasan itu sempat dijadikan tempat pengungsian bagi warga Kebon Pala yang rumahnya terendam banjir
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Setelah ditinggal para pengungsi SMPN 26 dapat menjalankan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan normal, Jumat (9/2/2018).
Sebelumnya, kawasan itu sempat dijadikan tempat pengungsian bagi warga Kebon Pala yang rumahnya terendam banjir.
"Baru hari ini pengungsi kembali semua ke rumah masing-masing," ujar Zidan seorang karyawan di SMPN 26, Bidara Cina, Jatinegara Jakarta Timur.
Sebelumnya proses KBM tidak dapat berjalan dengan normal karena halaman dalan lapangan olaharaga dipergunakan oleh para pengungsi.
"Sekarang mata pelajaran olaharaga sudah dapat dilakukan lagi, lapangan sudah bersih. Hanya beberapa motor warga yang masih terparkit," tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, SMPN 26 merupakan lokasi pengungsian bagi warga Kebon Pala yang menjadi korban banjir.
Para pengungsi sebulumnya memenuhi lapangan dan teras dilantai satu, sehingga kegiatan olahraga tidak dapat dijalankan dengan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bantuan-pengungsi_20180207_171218.jpg)