Massa Pengemudi Taksi Online Maki Satpol PP yang Usir Pedagang Kopi Keliling 

"Tenang aja bu, dagang aja, tenang aja udah," teriak sejumlah massa. Mereka meminta agar petugas Satpol PP tidak bertindak seenaknya.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pedagang kopi keliling yang sedang melayani beberapa massa pengemudi taksi daring. Rabu (14/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengemudi taksi daring kembali melakukan aksi demonstrasi di kawasan Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/20018).

Massa menuntut masalah Permenhub No 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Namum, petugas Satpol PP yang juga mengawal aksi di depan Istana Merdeka ini mengusir pedagang kopi keliling.

Peserta aksi melarang ingin membeli kopi, meminta supaya pedagang tidak takut. 

Diketahui, sekitar pukul 13.30 WIB seorang petugas Satpol PP meminta pedagang kopi keliling agar tidak berdagang di lokasi demo. 

Petugas tersebut menegur pedagang kopi yang sedang berdagang di dekat halte Transjakarta, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. 

Massa yang sedang membeli kopi dari pedagang pun tidak terima. 

Massa sempat memaki petugas Satpol PP tersebut.

Setelah dimaki, petugas Satpol PP itu langsung pergi ke arah gedung Kementerian Perhubungan yang terletak di seberang jalan. 

"Tenang aja bu, dagang aja, tenang aja udah," teriak sejumlah massa. 

Mereka meminta agar petugas Satpol PP tidak bertindak seenaknya. 

"Sama-sama cari makan pak, biarin aja udah," kata massa. 

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, massa yang tak terima dengan sikap seorang petugas Satpol PP tersebut  mengejar petugas itu. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved