Breaking News:

Keuntungan Pabrik Solar Palsu di Tangerang Capai Rp 500 Juta Sebulan

Pabrik yang bernama PT Tialit Anugerah Energi menjual solar oplosan seharga Rp 5 ribu per liter

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA.
Wadir Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Ekonomi Bareskrim Kombes Pol Tahi Monang Silitonga (tengah) saat menjelaskan cara kerja pabrik solar palsu di Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pabrik solar palsu di Tangerang mampu meraup untung Rp 500 juta perbulan.

Hal ini disampaikan oleh Wadir Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Ekonomi Bareskrim Polri Kombes Pol Tahi Monang Silitonga, Kamis (15/2/2018).

"Keuntungannya Rp 500 juta per bulan," kata Tahi Monang kepada awak media.

Pabrik yang bernama PT Tialit Anugerah Energi menjual solar oplosan seharga Rp 5 ribu per liter.

Baca: Kemudahan Akses Jadi Keunggulan Apartemen Kalibata City

Solar palsu dijual kepada pihak industri dan nelayan yang melaut.

Dari setiap liternya, PT Tialit Anugerah Energi meraup untung Rp 1000 hingga 1500.

Kegiatan ini sudah mereka lakukan sejak awal 2017, namun pada Oktober sempat terhenti.

Produksi baru mulai berlanjut sejak Desember 2017 hingga saat ini.

Baca: Cuma Jadi Pemakai, Roro Fitria Minta Direhabilitasi

Direktur Utama PT Tialit Anugerah Energi berinisial S sudah menjadi tersangka.

"Dirutnya sudah menjadi ditetapkan menjadi tersangka," ujar Tahi Monang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved