Tiang Pancang Roboh
Korban Tol Becakayu Berdatangan di RS UKI, Petugas Keamanan Kerja Lembur
"Korban datang sekitar pukul 03.30 WIB. Gara-gara itu saya belum istirahat," ujar Linda di RS UKI, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018).
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMATJATI - Sebanyak enam korban luka proyek tol Becakayu dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (RS UKI), Kramatjati, Jakarta Timur.
Bukan hanya dokter saja yang sibuk saat penanganan korban, petugas keamanan juga ikut sibuk saat itu.
Satu diantara petugas yang menjaga korban adalah Linda.
Baca: Ini Kronologis Kejadian Pier Head Tol Becakayu Ambruk Versi Korban
"Korban datang sekitar pukul 03.30 WIB. Gara-gara itu saya belum istirahat," ujar Linda di RS UKI, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018).
Petugas yang sudah selesai jam kerjanya tetap bekerja melebihi waktu dengan ikhlas.
"Saat itu bukan shift saya. Tapi saya tetap bekerja ikhlas, karena itu tanggung jawab saya," ujar Linda.
Baca: Kisah Tol Becakayu Proyek Mangkrak Selama 22 Tahun Hingga Kondisinya Kini
Tiang pancang proyek jalan tol Becakayu di ruas Jalan DI Pandjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018) dini hari rubuh.
Setidaknya tujuh pekerja dilaporkan tertimpa reruntuhan material tiang pancang tol yang sedang dikerjakan itu.
Lokasi robohnya tiang pancang ini terjadi tepatnya di dekat Gardu Tol Kebon Nanas, Jakarta Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/petugas-sibuk-di-rs-uki_20180220_122410.jpg)