Breaking News:

Nazaruddin: Sampai Sekarang Anas Urbaningrum Tidak Digantung di Monas

"Bahkan kalau ada satu rupiah dia terima uang, dia bersumpah mau digantung di Monas. Sekarang‎ sudah diputus sidangnya, tapi tidak digantung-gantung,"

Editor: Erik Sinaga
Tribunnews.com/ Herudin
Mantan Anggota DPR M Nazaruddin 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Karena memberikan keterangan yang berbeda saat bersaksi di sidang korupsi e-KTP, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dicecar oleh majelis hakim.

Nazaruddin sudah tiga kali menjadi saksi untuk terdakwa Irman dan Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong, dan Setya Novanto.

Baca: Panik, Keluarga Korban Kecelakaan Kontruksi Tol Becakayu Ini Naik Motor Sukabumi-Jakarta

"Saudara saksi kalau tidak salah pemeriksaan untuk e-KTP sudah tiga kali ya? " tanya hakim, yang dibenarkan oleh Nazaruddin, Senin (19/2/2018).

Hakim lantas menanyakan kembali pernyataan Nazaruddin yang menyebut dirinya pernah melihat pembagian uang kepada sejumlah anggota DPR.

Namun di sidang kali ini, dia tidak menyebut melihat langsung pembagian itu, melainkan hanya melalui sebuah catatan.

"Pada pemeriksaan dulu, saudara melihat Andi Agustinus bawa uang pakai kardus, sekarang saudara ditanya, jawabnya berdasarkan catatan," ucap hakim.

Menanggapi itu, Nazaruddin mengaku melihat pembagian uang di ruang Mustokoweni ke anggota DPR.

Baca: Cerita Korban Tol Becakayu: Saya Kena Reruntuhan Papan dan Semen

"Kalau yang Mustokoweni, di ruang Mas Anas ada catatan. Ada juga yang pas di ruang Mustokoweni, ada yang menerima uang," terang Nazaruddin.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved