Inilah Tanda Kerontokan Rambut Tak Normal, Rambut Rontok 100 Helai Per Hari

Tak hanya penyakit jamur, stres juga bisa menjadi faktor lainnya karena menyebabkan adanya tekanan di akar rambut.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH
Dove Hairlympic Studio Jakarta, Kamis (22/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Rambut rontok nampaknya masih menjadi masalah besar bagi wanita terutama di Indonesia.

Hal tersebut akhirnya membatasi mereka dalam menjalani keseharian.

Selain karena faktor genetik yang menjadi faktor umum bagi kerontokan rambut, ternyata faktor lainnya berkaitan dengan keseharian wanita modern di Indonesia.

Beberapa tanda kerontokan rambut juga harus diperhatikan, jangan sampai anda mengalami kerontokan rambut yang tak normal.

dr Gloria Novelita mengatakan, jika wanita sudah mengalami rambut rontok 100 helai per hari, itu bisa digolongkan sebagai kerontokan yang bermasalah.

Masalah kerontokan itu harus ada penanganan khusus.

Dove Hairlympic Studio Jakarta, Kamis (22/2/2019).
Dove Hairlympic Studio Jakarta, Kamis (22/2/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH)

"Kerontokan karena faktor genetik bisa terjadi lebih dini sekitar usia 30-an, namun jika bukan disebabkan genetik, rambut rontok dimulai pada usia 40-an karena penurunan hesterogen," ujar dr Gloria di Hotel the Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Baca: Cerita Arie Kriting yang Pernah Ditawari Narkoba Pas Zaman Kuliah

Area normal di kepala yang mengalami kerontokan rambut yaitu di daerah sekitar pelipis, belakang telinga dan daerah puncak kepala.

Dove Hairlympic Studio Jakarta, Kamis (22/2/2019).
Dove Hairlympic Studio Jakarta, Kamis (22/2/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH)
Halaman
12
Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved