Imbas Banjir di Brebes, Perjalanan Kereta Cilacap-Jakarta Sampai 13 Jam

Imbas banjir di wilayah Brebes, Jawa Tengah dan Cirebon, Jawa Barat membuat sejumlah perjalanan kereta terhambat.

Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/ BIMA PUTRA
Suasana di Stasiun Senen pukul 08.15 WIB, Sabtu (24/2/2018).TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA -- 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Imbas banjir di wilayah Brebes, Jawa Tengah dan Cirebon, Jawa Barat membuat sejumlah perjalanan kereta terhambat.

Hal ini diakui Agung (27) penumpang kelas binis kereta relasi Cilacap-Jakarta.

Ia mengeluhkan lamanya waktu perjalanan.

"Biasanya cuma enam jam sampai, ini 13 jam baru sampai," ujar Agung ditemui TribunJakarta.com di stasiun pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).

Pria yang bekerja di Tangerang ini berangkat dari Cilacap pukul 21.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 10.00 WIB.

Selama di perjalanan, Agung mengaku sempat diberi cemilan oleh pihak kereta.

"Sempet dapat biskuit sama air mineral botol dari pihak kereta. Dikasihnya pas mau ke arah Cirebon," ungkap Agung pada Sabtu (24/2/2018).

Menurut Agung, lamanya waktu perjalanan akibat hanya difungsikannya satu rel kereta.

Imbasnya, kereta yang ia naiki harus menunggu giliran melintas dengan kereta lainnya.

"Setiap stasiun kecil berhenti. Sekali berhenti satu sampai dua jam, yang paling lama berhenti di Stasiun Bumiayu, tiga jam berhentinya," keluh Agung.

Sebelum berangkat Agus sudah mengetahui bila ada bencana banjir di Brebes.

Namun, ia menduga bila bencana tersebut tidak berimbas pada perjalanan kereta api.

Dikatakannya, ia perlu merogoh kocek hingga hampir Rp 300 ribu guna menaiki kereta kelas bisnis.

Agung menuturkan bila banjir yang merendam rel kereta mulai surut pada pagi hari.

"Pas saya lewat sudah mulai surut," papar dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved