Rosidi, Pedagang Bakmi Goreng yang Tewas Digorok Terkenal Pendiam
"Dia orangnya pendiem jarang ngobrol," kata Mahir, Ketua RT 04 RW 06, Lubang Buaya kepada Tribunjakarta.com, Sabtu (24/2/2018).
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Rosidi, penjual bakmi goreng yang ditemukan tewas di warungnya di Jalan Albaidho II, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak banyak bergaul.
"Dia orangnya pendiem jarang ngobrol," kata Mahir, Ketua RT 04 RW 06, Lubang Buaya kepada Tribunjakarta.com, Sabtu (24/2/2018).
Mahir mengatakan, Rosidi telah berjualan bakmi goreng di ruko itu sejak empat tahun lalu.
"Kata yang punya ruko, korban ini udah ngontrak dari tahun 2014," kata Mahir.
Mahir mengatakan saat peristiwa naas terjadi, Rosidi sedang tidak tinggal bersama istrinya.
Hal itu karena istri Rosidi sedang berada di kampungnya di Cirebon, Jawa Barat usai melahirkan anak keduanya beberapa bulan lalu.
"Dia lagi tinggal sendiri. Istrinya baru lahiran sekitar dua bulan yang lalu di Cirebon," ujar Mahir.
Diberitakan sebelumnya, Rosidi ditemukan tewas dengan luka gorokan di warungnya pada Sabtu (24/2/2018).
Hal itu setelah warung milik korban di dobrak yang warga sekira Pukul 17:00 WIB.
Pasalnya, warga curiga warung Rosidi tak buka sejak pagi hari.
Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan autopsi.
Kasusnya ditangani oleh Polsek Cipayung, Jakarta Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/lokasi-pembunuhan_20180224_214433.jpg)