Patung Ondel-ondel Kemayoran yang Tak Pernah Sepi Didatangi Warga

Hal ini diungkapkan Siti Mabruroh (47), warga asal Pekalongan, Jawa Timur yang kini menetap di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Siti Mabruroh (47) dan anaknya Saiba (1) sedang berfoto di patung ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat. Senin (26/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Patung ondel-ondel yang terletak di bundaran jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi kebanggaan warga.

Hal ini diungkapkan Siti Mabruroh (47), warga asal Pekalongan, Jawa Timur yang kini menetap di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Jadi bangga, kita yang bukan warga asli Betawi aja ikut dengan adanya patung ondel-ondel ini," kata Siti kepada TribunJakarta.com. Senin (26/2/2018).

Baca: Sadis, Kelompok ABG Bawa Celurit Bacok Pengendara Motor di Tangerang Selatan

Menurut Siti patung ondel-ondel kerap dijadikan tempat berfoto atau sekedar duduk oleh warga sekitar.

Ketika ditemui TribunJakarta.com, ia datang bersama keluarganya, yakni suaminya Sukardi (53), dan anaknya Saiba (1).

"Sengaja datang buat foto sama anak," ungkap Sukardi.

Siti mengatakan bila patung ondel-ondel tak pernah sepi didatangi warga.

"Kalau malam hari biasanya ramai, apalagi kalau malam Minggu," katanya.

Baca: 6 Fakta Sadisnya Keponakan Bunuh Pamannya Tukang Bakmi: Korban Digorok sampai Soal Behel Gigi

Senada dengan istrinya, Sukardi mengaku senang dengan keberadaan patung ondel-ondel.

"Ini kan budaya khas Betawi, kita ikut bangga lah," ujar Sukardi.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, terdapat dua patung ondel-ondel, yakni laki-laki dan perempuan.

Patung dengan tinggi sekitar empat meter itu berdiri kokoh menghadap jalan Jiung.

Patung berdiri di atas beton yang dilapisi ketamik setinggi 1,5 meter.

Keramik berwarna coklat melapisis semua sisi beton.

Bila ingin berfoto dengan patung dari jarak dekat, warga harus menaiki tujuh anak tangga kecil.

Patung ondel-ondel laki memakai sarung dengan motif kotak berwarna hijau, biru, dan kuning.

Baju, ikat pinggang, dan sarung yang tersangkut di leher pun menambah keaslian ondel-ondel sebagai kesenian Betawi.

Wajah patung ondel-ondel pria berwarna merah dengan alis dan kumis yang tebal.

Sementara patung ondel-ondel perempuan mengenakan baju kurung khas Betawi berwarna hijau muda.

Wajah patung perempuan berwarna putih.

Di bawah patung terdapat tujuan dan keterangan dari pembuatan patung ondel-ondel.

Terukir kalimat "Dibuat di Bantul, Yogyakarta selama 4 bulan oleh pematung Hidayat berdasarkan saran teknis budayawan Ridwan Saidi".

Patung ini diresmikan tanggal 14 Januari 2014 oleh direktur utama Mayjen TNI (Purn) Tabrie.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved