Breaking News:

Warga Akan Ajukan Kompensasi Terhadap Dampak dari Proyek Rumah DP 0 Persen di Rorotan

Muhaimin menyebutkan empat hal yang ingin ia ajukan sebagai timbal balik dari pihak Pemprov atau pengembang.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Kurniawati Hasjanah
TribunJakarta.com/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Lokasi perumahan DP 0 persen Pesona Rorotan di Jalan Malaka IV, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Warga RT 10/RW 06, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara akan ajukan permintaan kompensasi atas pembangunan perumahan DP 0 persen yang lokasinya berada di dekat rumah warga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Nusa Kirana rencananya menyelesaikan proyek perumahan DP 0 persen di Rorotan selama setahun hingga Februari 2019.

Muhaimin ketua RT 10/RW 06, mengatakan dirinya akan mengajukan kompensasi terhadap dampak yang bisa ditimbulkan dari proyek jangka panjang tersebut.

"Kompensasi lah, berisik, ngebul, kotor gitu," katanya saat ditemui TribunJakarta.com, Selasa (27/2/2018).

Baca: Apartemen Gading Nias Tawarkan Lokasi Dekat Sekolah Internasional

Apalagi, mobil berat proyek tersebut nantinya bisa membuat jalanan di sekitar sana rusak.

"Kalau dilewatin mobil berat kan rusak. Kalau sudah selesai minta dirapihin sama pengembang," ujarnya. 

Baca: Hati-Hati Sering Sendawa Bisa Jadi Gejala Gastritis

Perihal kompensasi, Muhaimin menyebutkan empat hal yang ingin ia ajukan sebagai timbal balik dari pihak Pemprov atau pengembang.

Empat hal tersebut berhubungan dengan infrastruktur dan fasilitas bagi warga RT 10/RW 06 khususnya untuk warga yang tinggal di Jalan Malaka IV, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Tonton Juga:

"Ini kan sudah biasa, tapi pengembang kan tanggung jawab. Mengenai apa yang kita ajukan, kan belom ada tiang listrik di situ, kita mohon saja tiang listrik. Atau saluran air gitu, got. Atau jaringan PAM, kita minta tolong pasangin aja sekalian. Ya pokoknya nanti kalau sudah selesai ya jalan seperti semula, rapihin lagi, kebijaksanaan pengembang saja," imbuh dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved