Meski Dipenjara Ahok Tetap Raup Keuntungan, Fifi: Sehari Bisa Menandatangani 50 Buku

Hasil penjualan buku yang isinya tulisan 51 penulis tentang Ahok tersebut digunakan pihak Ahok untuk berbagai kegunaan, seperti bakti sosial.

Meski Dipenjara Ahok Tetap Raup Keuntungan, Fifi: Sehari Bisa Menandatangani 50 Buku
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Fifi Lety Indra, adik sekaligus pengacara Ahok, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (28/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kini mendekam di penjara atas kasus dugaan penodaan agama dan dirinya masih bisa tetap meraup keuntungan lewat buku 'Ahok di Mata Mereka' yang dijual oleh Tim Basuki Tjahaja Purnama (Tim BTP).

Dalam sehari, Ahok bisa menandatangani sampai 50 buku.

"Sehari itu bisa 50 buku bapak tanda tangani. Memang bapak dapat uang banyak dari penjara, lebih kaya sih di penjara," kata Fifi usai sidang kelima perceraian Ahok-Vero di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).

Hasil penjualan buku yang isinya tulisan 51 penulis tentang Ahok tersebut digunakan pihak Ahok untuk berbagai kegunaan, seperti bakti sosial. 

Baca: Pemkot Jakarta Barat Gelar Kegiatan Seni Budaya di RPTRA dan Rumah Susun

"Untuk biaya hidup lah segala macam, untuk kegiatan sosial. Kayak kemarin Belitung kebanjiran, rumah saya sendiri yang nggak kena, terus masyarakat tuh pada ditampung di rumah. Terus siapa yang kasih makan minum, terus rumah yang rusak siapa yang perbaiki, kita juga," imbuh Fifi.

Fifi juga mengatakan, pembeli buku seharga Rp 750 ribu tersebut bahkan meluas sampai ke mancanegara.

"Harga Rp 750 ribu, bahkan di luar negeri ada yang pesan sampai 100," jelasnya. 

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Kurniawati Hasjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved