Breaking News:

Mayoritas Tenaga Kerja Indonesia Didominasi Lulusan SD

Padahal, Indonesia memiliki potensi menjadi negara ekonomi ke-7 terbesar di dunia pada tahun 2030.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Pekerja saat melakukan perbaikan Rumlut Stadion Patriot Candrabhaga. 

Laporan wartawan Warta Kota Lilis Setyaningsih

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Tercatat tingkat tenaga kerja berdasarkan pendidikan di Indonesia mayoritas lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah.

Angkanya mencapai 50,98 juta orang atau 42,13 persen.

Padahal, Indonesia memiliki potensi menjadi negara ekonomi ke-7 terbesar di dunia pada tahun 2030.

Baca: Menko Luhut dan Sri Mulyani Kagum Melihat Bandara Banyuwangi Sejuk Tanpa AC

Syarat utamanya Indonesia harus memiliki 113 juta tenaga kerja terampil.

Sampai saat ini, tenaga terampil baru mencapai 57 juta orang saja.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2017, tenaga kerja lulusan SMP sebanyak 21,72 juta orang atau 17,95 persen, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 21,13 juta orang atau 17,46 persen, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 12,59 juta orang atau 10,40 persen, Diploma I/II/III sebanyak 3,28 juta orang atau 2,71 persen, dan Universitas sebanyak 11,32 juta orang atau 9,35 persen.

Berdasarkan riset McKinsley Global Institute (MGI), yang diolah dari data BPS pada tahun 2016, Indonesia memiliki potensi menjadi negara ekonomi ke 7 terbesar di dunia.

Di satu sisi, berdasarkan hasil riset Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan yang diolah dari data BPS tahun 2015 menunjukan jumlah tenaga kerja terampil di Indonesa saat ini 57 juta orang saja.

Halaman
12
Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved