Polisi Butuh Waktu 6 Jam Evakuasi Mayat di Kali Baru
Menurutnya saat diidentifikasi kondisi mayat sudah cukup sulit dikenali karena diperkirakan sudah lebih dari dua hari di dalam air.
Laporan wartawan Warta Kota Budi Sam Law Malau
TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Pihak kepolisian aktu sedikitnya 6 jam untuk mengevakuasi mayat pria yang ditemukan mengambang di Kali Baru di sisi Jalan Raya Bogor, Jatijajar, Tapos, Depok, Kamis (1/3/2018) malam.
Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Cimanggis Kompol Sunarto
Evakuasi berhasil dan rampung dilakukan pada Jumat (2/3/2018).
Baca: Tawuran Pecah di Bogor, Kaki Pelajar SMK Ini Kena Celurit
"Sebab cuaca hujan saat evakuasi dan keberadaan mayat di kali yang kondisinya menurun atau di bawah tebing bibir kali," kata Sunarto, Jumat.
Menurutnya saat diidentifikasi kondisi mayat sudah cukup sulit dikenali karena diperkirakan sudah lebih dari dua hari di dalam air.
"Kondisi mayat sudah mengembung dan bengkak sehingga sulit dikenali dan tidak dapat dipastikan apakah ada luka kekerasan di tubuhnya," kata Sunarto.
Apalagi katanya tidak ditemukan identitas apapun di tubuh korban.
Baca: Banyak Warga Kecewa Belum Sempat Daftar Rumah Tapak DP Nol Persen
Untuk itu kata Sunarto pihaknya membawa jenasah ke RS Polri, Kramatjati untuk divisum dan otopsi.
"Dari situ akan diketahui apakah jenasah merupakan korban kekerasan atau bukan," kata Sunarto.
Seperti diberitakan sebelumnya sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengambang di Kali Baru, di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Kamis (1/3/2018) sore sekira pukil 18.00.
Mayat yang mengenakan celana dan tanpa baju itu pertama kali dilihat oleh Ahmad Abdul Rasyid warga Cilodong Depok dan Pepen Effendi, sekuriti Kementerian LH dan Kehutanan warga sekitar sekira pukul 18.00.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mayat-mengambang_20180302_190542.jpg)