Demi Acara Karnaval Cap Go Meh 2018 di Glodok, Pasukan Oranye Ikut Serta Menjaga Keamanan
"Agak gugup juga sih karena takut salah ngomong di depan Pak Polisi," kata Lutfi kepada TribunJakarta.com, Minggu (4/3/2018).
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Pengamanan acara Karnaval Cap Go Meh 2018 yang digelar di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat tak hanya dilakukan unsur TNI dan Polri namun juga dilakukan Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga ikut terlibat demi lancarnya acara tahunan ini.
Karenanya, puluhan pasukan oranye dari Kelurahan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat juga ikut dalam apel siaga pengamanan Karnaval Cap Go Meh 2018 di halaman LTC Glodok.
Baca: Menelisik Kondisi Makam Pangeran Wiraguna Pencetus Nama Ragunan
Ahmad Lutfi menjadi ketua regu PPSU yang melaporkan kesiapan anggota pasukan oranye saat apel kesiapan kepada Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso selaku pimpinan apel.
Tak ayal, pria yang telah dua tahun menjadi pasukan oranye ini sempat gugup saat melaporkan kesiapan pasukannya untuk mengamankan acara Karnaval Cap Go Meh 2018.
Baca: Berbagai Potret Kedua Adik Ipar Chicco Jerikho, Netizen: Keluarga Cantik
"Agak gugup juga sih karena takut salah ngomong di depan Pak Polisi," kata Lutfi kepada TribunJakarta.com, Minggu (4/3/2018).
Demi bisa melaporkan secara lancar dan tak kepleset lidah, Lutfi pun sempat menghafalkan beberapa saat sebelum apel dimulai.
"Tadi juga sempat hafalin tentang jumlah personel PPSU yang ikut apel di acara ini," kata Lutfi.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso mengatakan ada 796 personel gabungan yang dikerahkan dalam acara Karnaval Cap Go Meh 2018.
"Total kita kerahkan 796 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP hingga Dishub," kata Priyo di lokasi.