Sering Minta Uang, Seorang Ayah Hantam Anaknya Menggunakan Palu Hingga Meninggal

Tak kuasa menahan emosi, Kohir langsung menghantamkan palu beberapa kali ke arah muka korban dan berakibat korban meninggal dunia.

Sering Minta Uang, Seorang Ayah Hantam Anaknya Menggunakan Palu Hingga Meninggal
Warta Kota
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAGETAN - Ahmad Kohir (44) tega menghabisi nyawa Muhammad Aziz (17), anak kandungnya secara sadis, Senin (5/3/2018).

Kohir adalah warga Dukuh Balebatur, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kapolres Magetan AKBP Muslimin saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/3/2018) malam, mengatakan, seusai membunuh anaknya, tersangka Kohir langsung menyerahkan diri ke Balai Desa Temboro.

Baca: Hati-hati Tiang Patah di Kawasan Kramat Jati

Saat ini Kohir sudah ditahan di Mapolsek Karas.

Menurut Muslimin, petaka yang menimpa Aziz bermula saat terjadi cekcok adu mulut dengan ayah kandungnya.

Tak kuasa menahan emosi, Kohir langsung menghantamkan palu beberapa kali ke arah muka korban dan berakibat korban meninggal dunia.

Muslimin menjelaskan, sebelum peristiwa naas itu menimpa Aziz, beberapa hari belakangan tersangka dan korban sering cekcok mulut.

Informasi yang dihimpun, korban sering meminta uang kepada ayah kandungnya yang berprofesi sebagai buruh tani.

Baca: Selisih Satu Gol, Manchester United Menang Dramatis di Kandang Crystal Palace

Untuk memenuhi permintaan korban, acap kali tersangka harus meminjam uang kepada tetangganya.

"Puncaknya tadi, tersangka naik pitam hingga akhirnya memukul kepala korban," tutur Muslimin.

Dari olah tempat kejadian perkara, kata Muslimin, polisi menyita sejumlah barang bukti yang berlumuran darah dan ponsel milik korban.

"Saat berada di lokasi kejadian, korban ditemukan di sebuah kamar dalam keadaan meninggal dunia dengan luka terbuka di atas kening dengan diameter 12 sentimeter mengeluarkan darah. Selain itu, ditemukan luka lebam di dada kiri dengan diameter 5 sentimeter," ucap Muslimin. (Surya Malang).

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved