Ribuan Gas Melon Oplosan Disita Kodim

Barang bukti yang disita berupa 1.340 tabung gas ukuran 3 kilogram, 120 tabung gas ukuran 12 kilogam, dan 17 tabung gas ukuran 40 kilogram.

Ribuan Gas Melon Oplosan Disita Kodim
Wartakota/Andika Panduwinata
Kodim Menggerebek Gudang Oplosan Gas Melon Minggu (11/3/2018) WARTAKOTALIVE/ANDIKA PANDUWINATA 

Laporan wartawan Wartakotalive Andika Panduwinata

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Gudang pengoplosan elpiji 3 Kg digrebek aparat gabungan dari Kodim 05/06 Tangerang dan Polsek Serpong, Tangerang Selatan.

Hal itu terjadi di Kampung Jati, Kelurahan Ciater RT 09/10, Serpong ,Tangerang Selatan, Sabtu (10/3/2018) malam.

Penggerebekan berawal dari adanya informasi masyarakat kepada petugas, yang menyebutkan adanya kegiatan pengoplosan gas ilegal di wilayah itu.

"Penggerebekan ini berasal dari informasi yang kami dapat bahwa ada kegiatan oplos gas ilegal di wilayah Serpong, dan kemudian kami tindak lanjuti," ujar Dandim 05/06 Tangerang Letkol (Inf) Gogor di Koramil Serpong, Sabtu (10/3/2018) malam.

Baca: Sering Ditolak Saat Ajukan Lamaran Kerja? Ikuti Tips Berikut

Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan menambahkan, pihaknya juga mengamankan tujuh orang dalam penggerebekan ini, yaitu Ahmad Yani (37), Mulyadi (36), Deden (29), Rahmat Hidayat (40), Sofyan (28), Fauzi (29), dan Suharja (42).

Barang bukti yang disita berupa 1.340 tabung gas ukuran 3 kilogram, 120 tabung gas ukuran 12 kilogam, dan 17 tabung gas ukuran 40 kilogram.

Beberapa jenis kendaraan dan peralatan yang digunakan para pelaku juga disita petugas. Mulai dari Mitsubishi Fuso jenis Colt Disel B 9113 NYU, pikap Suzuki APV B 9808 EAE, Suzuki Carri Futura B 9964 NAL, Suzuki Carri Futura B 9993 BUA, Mitsubishi Fuso Colt Diesel B 9227 PDD, enam sepeda motor, 30 balok es Industri, serta 107 selang suntik gas.

"Dari hasil penggerebekan tersebut, kami mengamankan tujuh orang tersangka yang terdiri dari empat driver beserta kernet truk pengangkut elpiji, dan tiga kuli bongkar muat barang," ungkap Dedi.

Baca: Sering Ditolak Saat Ajukan Lamaran Kerja? Ikuti Tips Berikut

Kini kasus tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, demi mengungkap pemilik tempat yang saat ini masih dalam pencarian.

"Kasusnya ditangani unit Krimsus Polres Tangsel dan sudah kami serahkan barang bukti serta pelaku untuk diadakan penyidikan lebih lanjut," papar Dedi.

Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved