Breaking News:

Harga Cabai Rawit Merah Melambung, Pedagang Masakan Padang Ini Kurangi Pasokan Cabai di Masakan

Meski harga cabai rawit merah di pasaran belum stabil, Badri belum memutuskan untuk menaikkan harga masakan yang dijualnya

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Badri (38) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Badri (38) terus memonitor harga cabai rawit merah yang masih melambung di pasaran.

‎Pasalnya, selaku pedagang masakan Padang, cabai rawit merah merupakan komoditas utama dalam setiap masakannya.

Baca: Masih 26 Tahun, Anak Pengusaha Bus Ini Bertarung di Pilkada Kabupaten Dairi

"Karena hampir semua Masakan Padang itu kan pakai cabai. Karena orang minang suka pedas," kata Badri kepada TribunJakarta.com di warungnya, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (13/3/2018).

Meski harga cabai rawit merah di pasaran belum stabil, Badri belum memutuskan untuk menaikkan harga masakan yang dijualnya.

Ia masih menyiasati dengan cara lain yakni mengurangi pasokan cabai dalam setiap masakannya.

Baca: Kini Bacagub Sumut JR Saragih Sebut Pangkat Terakhirnya di TNI Adalah Kolonel

"Sekarang masih ngurangin dulu berapa persen (cabai) ke masakan. Tapi kalau sudah enggak ketutup ya terpaksa dinaikin sekitar satu sampai dua ribu per masakan," jelas Badri.

Diketahui, saat ini harga cabai rawit merah di pasaran terus merangkak naik.

Di beberapa pasar di Jakarta, harga komoditas itu sudah mencapai Rp 60 ribu per kilogram.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved