Breaking News:

Hotman Paris Tantang Sandiaga Uno untuk Lawan Prabowo di Pilpres, Hingga Beri Tips Buat Capres

Pengacara bling-bling ini mengatakan jika kunci kemenangan dalam Pilpres 2019 adalah wanita

Dicecar Hotman Paris soal Becak untuk Pemilu Presiden, Sandiaga Jawab Begini TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Sandiaga Uno dan Hotman Paris ketika melakukan joging bersama di kawasan Kelapa Gading, Sabtu (3/2/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menjadi narasumber dalam program acara Hotman Paris Show, Rabu (14/3/2018).

Hotman lantas menanyakan isu yang hangat beredar bahwasanya Anies akan melenggang dalam Pilpres 2019.

"Jika popularitasnya Anies dan Sandi ini nantinya memuncak, akhirnya banyak permintaan udah deh mencalonkan diri di Pilpres deh.

"Tiba-tiba Prabowo juga mencalonkan diri. Kira-kira mau bersaing enggak dengan mantan bosnya gitu?" tanya Hotman seperti dilansir dari TribunWow.com.

"Saya enggak," jawab Sandi.

"Janji ini?" tanya Hotman kembali.

"Janji," ujar Sandi.

Baca: Ditanya Pengen Pacarin Siapa, Hotman Paris Pilih Sosok Artis Cantik dan Pintar

"Beberapa kali di dengarkan di Hotman Paris Show, saya tidak akan pernah menempatkan diri saya untuk berhadap-hadapan dengan Pak Prabowo.

Itu mentor politik saya.

"Saya pastikan bahwa saya ikut sami'na wa atho'na dengan Pak Prabowo," ujar Sandi menambahkan.

"Pak Anies juga begitu?" tanya Hotman.

"Sama seperti saya," ujarnya mantap.

"Yakin banget? Walaupun godaan RI 1 sudah di depan mata, tetep tidak akan bersaing dengan Pak Prabowo?" tanya Hotman.

"Oh kalau itu sih patron politik saya, saya clear masalah itu," yang lantas mendapat tepuk tangan dari para hadirin.

Dikabarkan sebelumnya, nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disebut-sebut berpeluang maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Sejumlah lembaga survei pun telah menyatakan Anies mempunyai elektabilitas yang cukup untuk bersaing menuju pemimpin negara.

Baca: Sandiaga Uno Dikejar Satpol PP, Ada Apa?

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, menilai sah apabila Anies Baswedan memutuskan maju di Pilpres 2019.

Menurut dia, konstitusi memberikan kesempatan bagi semua warga negara maju menjadi pemimpin.

"Semua warga negara mempunyai hak menjadi presiden. Dari sudut pandang konsistusi, tidak ada yang salah dan tidak," tutur Margarito, Jumat (23/2/2018).

Meskipun Anies masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta sampai 2022, namun, kata dia, tidak salah apabila mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu meletakkan jabatan untuk maju di Pilpres 2019.

Meskipun begitu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik meminta kepada Anies Baswedan untuk memenuhi janji menyelesaikan masa jabatan selama lima tahun memimpin ibu kota.

"Saya menggunakan kata-kata Pak Anies ya, dia sekarang akan menuntaskan," tutur Taufik.

Hotman Paris Beri Masukan ke Para Capres Agar Menang di Pilpres

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberikan usulan terkait kampanye calon presiden dalam Pilpres 2019 mendatang.

Pantauan TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram @hotmanparisofficial yang diunggah pada Rabu (14/3/2018).

Pengacara bling-bling ini mengatakan jika kunci kemenangan dalam Pilpres 2019 adalah wanita.

Hal itu lantaran suara wanita lebih banyak daripada suara pemilih laki-laki, dilihat dari segi jumlahnya.

Hotman Paris kemudian memberikan saran khusus agar para calon presiden nantinya benar-benar mendekati para pemilih wanita.

Salah satu contohnya adalah dengan program-program yang meningkatkan perlindungan dan jaminan kesejahteraan mereka.

Terutama bagi anak-anak, perceraian dan harta gono gini.

"Buat para calon presiden, pemilu 2019 aku ada usulan nih.

Kalau kau menguasai hati wanita, mendapat simpati wanita, kau pasti akan menang pemilu.

Karena wanita Indonesia lebih banyak daripada pria.

Baca: PKS Sudah Siapkan 9 Nama Sebagai Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Caranya baimana?

Dalam kampanye, tekankan perlindungan hukum bagi wanita, terutama anak-anak bayi, proses perceraian dan gono gini.

Karena menteri pemberdayaan perempuan saat ini parah banget, gak ada produk hukumnya sama sekali.

Kalau itu dikampanyekan, para wanita pasti akan senang, saya tahu karena sudah berekcimpung lebih dari 35 tahun dan menelaah kasus seperti ini daripada psikolog, dunia nyata.

Mau menang pemilu? Dekati para wanita," kata Hotman Paris Hutapea.

Kesal Sama Orang yang Asal Bunyi Soal Atasi Kemacetan

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengaku sebal melihat acara siaran TV yang memperlihatkan tentang cara mengatasi kemacetan.

Pantauan TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram @hotmanparisofficial melalui video yang diunggah pada Kamis (15/3/2018).

Dalam video tersebut, Hotman Paris mengaku pejabat atau petugas terkait asal ngomong atau asbun (asal bunti-red) terkait persoalan macet.

Menurut Hotman Paris, memindahkan orang-orang ke angkutan umum bukanlah sebuah solusi yang cukup tepat.

Hal tersebut lantaran belum dipikirkan bagaimana nasib penumpang setelah turun dari angkutan umum ke tempat tujuannya.

Hotman Paris mengatakan, banyak kasus yang mungkin terjadi, misalnya kecopetan atau perampokan ketika turun dari angkutan umum dan lokasi yang dituju masih harus jalan kaki atau lumayan jauh.

Baca: Kapolri: Kebijakan Ganjil Genap di Jalan Tol Bekasi-Jakarta Kurangi Macet Akibat Pembangunan Proyek 

"Menyebalkan menonton siaran TV tentang cara mengatasi kemacetan, banyak orang di TV termasuk petugas yang mengatasi kemacetan asal ngomong, asbun.

Apa gampang pindah ke angkutan umum, terus ke terminal, disuruh ke mana? jalan kaki? trotoar pun gak ada,

Apa kamu mau anak istrimu turun di terminal abis itu dikerjai, dicopet, dirampok, panasnya bukan main, trotoarnya gak ada, dari terminal angkutan umum ke kantornya naik apa itu bagaimana?

Gitu lo, problemnya itu fasilitas, habis dari terminal itu naik apa? Gitu lo, jangan asal ngomong," kata Hotman Paris.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved