Marak Isu Hoax Jelang Pilkada, Dedi Mulyadi Ajak Bertarung Lewat Program
Pasangan Deddy Mizwar itu menilai, masyarakat saat ini hanya butuh suatu solusi, bukan hanya isu yang digoreng untuk menjatuhkan paslon lain.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara soal maraknya isu hoax dalam Pilkada serentak 2018.
Dedi mengajak, pasangan calon dan masyarakat jangan mudah terpengaruh.
Apalagi, hoax yang sengaja dihembuskan menyudutkan salah satu pasangan dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar.
"Membuat berita hoax artinya membawa masyarakat di luar isu-isu program kerja kedepannya, jadi menurut saya setiap calon yaudah bertarung di program ajalah enggak usah bawa isu lain," kata Dedi saat dijumpai TribunJakarta.com di Bekasi, Kamis (15/3/2018).
Baca: Elektabilitas Hasil Survei 42,8 Persen, Begini Komentar Calon Wagub Jabar Dedi Mulyadi
Baca: Dedi Mulyadi Klaim Elektabilitasnya Sebesar 50 Persen di Kota Bekasi
Dia mencontohkan, misal ada paslon menawarkan suatu program, koreksi apa yang kurang dan solusi yang ditawarkan untuk program tersebut.
"Jangan meembuat isu yang tidak ada relevansinya dengan kesejahteraan publik," kata Dedi.
Pasangan Deddy Mizwar itu menilai, masyarakat saat ini hanya butuh suatu solusi, bukan hanya isu yang digoreng untuk menjatuhkan paslon lain.
Selama terjun langsung ke lapangan dan bertemu dengan masyarakat, isu yang sangat erat kaitannya dengan problem masyarakat yakni seperti isu banjir, kebutuhan pokok, kesehatan, sampai penganguran.
"Yang jelas isu pilkada berangkat saja dari isu isu itu dan bagaimana cara menyelesaikannya, dibanding membuat isu-isu yang tidak ada relevansi dengan kesejahteraan publik," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dedi-mulyadi_20180315_185736.jpg)