Empat Hari Razia, Anies Sebut 11 Gedung Belum Perpanjang Izin Sipa

Selain itu Anies Baswedan juga menyebutkan dari 40 gedung baru 20 gedung yang dilengkapi dengan pengelolaan limbah.

Empat Hari Razia, Anies Sebut 11 Gedung Belum Perpanjang Izin Sipa
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan selepas jadi pembina Apel Tim Pengawasan Terpadu Terkait dengan Razia Kepatuhan Gedung-gedung Tinggi terhadap: penyediaan Sumur resapan, penggunaan air tanah dan pengolahan air limbah, di Intiland Tower, Jalan Sudirman 32, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut ada 11 gedung dari 40 gedung yang dirazia tim pengawasan terpadu, belum memperpanjang izin Surat Izin Pengambilan Air (SIPA).

Hal tersebut disampaikannya selepas jadi pembina Apel Tim Pengawasan Terpadu Terkait dengan Razia Kepatuhan Gedung-gedung Tinggi terhadap: penyediaan Sumur resapan, penggunaan air tanah dan pengolahan air limbah, di Intiland Tower, Jalan Sudirman 32, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Selama empat hari, tim pengawasan terpadu yang dibentuk melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 279 tahun 2018 ini sudah merazia 40 gedung di Jakarta.

"Minimal ada 11 sumur bor dengan SIPA yang sudah habis masa berlakunya," kata Anies.

Baca: Empat Hari Razia Gedung, Anies Temukan 9 Gedung di Jakarta Tak Punya Sumur Resapan

Baca: Direktur Utama PD Dharma Jaya Ingin Resign, Anies: Kalau Ingin Mundur, Mundur Saja

Menurutnya, izin SIPA harus diperbarui setiap tiga tahun sekali.

Selain itu Anies Baswedan juga menyebutkan dari 40 gedung baru 20 gedung yang dilengkapi dengan pengelolaan limbah.

"Ada 20 dari 40 ini pemilik gedung yang telah melengkapi bangunannya dengan instalasi pengelolaan air limbah," ujarnya.

Dari data yang didapatkannya tersebut Anies menyebutkan ada sebagian gedung yang masih belum menaati ketentuan ysang berlaku.

"Jadi kita menemukan gedung-gedung yang taat dan ada sebagian gedung yang belum," kata Anies.

Pengelolaan air yang baik sangat penting untuk Jakarta agar saat hujan air dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup.

"Bangunan rumah, bangunan gedung, jalan karena itu penting sekali untuk Jakarta memperbaiki pengelolaan air yang baik. Sehingga ketika hujan, ketika kita menggunakan air untuk kepentingan hidup sehari-hari air itu bisa dikembalikan lagi ke tanah sehingga tanah permukaan air tanah di Jakarta akan terjaga," kata Anies Baswedan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved