Wanita Ini Lumpuh Setelah Gunakan Gawai Selama 20 Jam
Menggunakan ponsel dalam posisi yang sama dengan waktu yang lama akan mengakibatkan kegagalan pada otak.
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari | Editor: Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNJAKARTA.COM - Nyawa wanita asal China terancam akibat kecanduan ponsel selama berjam-jam.
Wanita yang tidak disebutkan namanya ini menghabiskan waktu untuk bermain ponsel selama berada di perjalanan kereta.
Dilansir dari Asia One, dia saat itu tengah melakukan perjalanan dari Henan ke Gangzhou.
Dalam perjalanan tersebut wanita berusia 40 tahu tersebut tidak bergerak dari tempat duduknya.
Setelah sampai di Stasiun Kota Gangzhou, wanita tersebut pingsan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.
Kondisi wanita tersebut mendadak kebingunggan, susah berbicara dan mengalami kelemahan pada satu sisi tubuhnya.
Wakil direktur Neurologi rumah sakit, Dokter Meng mengatakan hasil CT dan MRI terdapat penggumpalan darah di sisi otak kirinya.
BACA JUGA: Terungkap, Pelaku Penembakan Mobil Pejabat Pemkot Surabaya Sakit Hati Karena Usahanya Ditertibkan
Karena kondisi wanita tersebut kritis, maka pihak rumah sakit harus melakukan tindakan operasi.
Selama tindakan tersebut, pihak medis telah mengeluarkan bekuan darah berukuran dua centi di otaknya.
Ketika sudah pulih, wanita tersebut mengaku kaget saat mengetahui dia mengalami stroke mendadak.
Dia mengaku tidak pernah mengalami gejala sakit atau memiliki riwayat penyakit jantung maupun pembuluh darah.
Dokter Meng menjelaskan jika seseorang memutar kepala untuk melihat ponsel dalam waktu yang lama akan menekan pembuluh darah leher.
Menahan postur tubuh terlalu lama juga dapat membuat sirkulasi darah yang buruk sehingga dapat membentuk bekuan darah.
Hingga saat ini pihak rumah sakit tersebut sudah mendapat dua pasien yang serupa.
Dokter Meng menyarankan para pengguna ponsel untuk mengatur postur tubuh yang baik, dan harus sering beristirahat.
Terlebih saat ini orang telah dibutakan oleh film dan game online yang membutuhkan waktu yang lama untuk menggenggam ponsel. (*)
TribunJakarta.com/Siti Nurjannah Wulandari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi_20180316_153727.jpg)