Liga Italia

SPAL vs Juventus: Periode Krusial si Nyonya Tua  

Juventus telah memenangkan 12 laga terakhir Serie A. Itu merupakan catatan terpanjang mereka di kompetisi elite Italia sejak Februari 2016.

SPAL vs Juventus: Periode Krusial si Nyonya Tua   
AFP
Juventus telah memenangkan 12 laga terakhir Serie A. Itu merupakan catatan terpanjang mereka di kompetisi elite Italia sejak Februari 2016. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Juventus makin mencengkeram kuat takhta klasemen sementara Serie A. La Vecchia Signora kini semakin dekat dengan scudetto ketujuhnya secara beruntun usai menaklukkan Atalanta 2-0 di Allianz Stadium, Kamis (15/3/2018) dinihari lalu.

Gol Gonzalo Higuain (29) dan Blaise Matudi (81) kian mengukuhkan Juve di posisi teratas dengan mengoleksi 74 poin. Pasukan Massimiliano Allegri yang tadinya sempat tertinggal satu poin kini malah unggul empat poin dari Napoli yang berada di peringkat 2.

Juventus juga telah memenangkan 12 laga terakhir Serie A. Itu merupakan catatan terpanjang mereka di kompetisi elite Italia sejak Februari 2016. Rekor ini bisa terjadi karena pertahanan 'si Nyonya Tua' semakin solid. Buktinya, gawang Gianluigi Buffon belum kebobolan selama delapan laga kandang beruntun Serie A.

Ini membuat Allegri gembira. Sebab, Juventus kini sudah ada di posisi yang cukup nyaman. Meski berada di atas angin, pelatih asal Italia itu enggan jemawa. Dia mengatakan Juventus saat ini berada dalam periode krusial perburuan gelar Serie A. Artinya, tidak boleh lengah ataupun memandang remeh siapa pun.

Ucapan Allegri didasari cukup banyaknya partai Serie A yang harus dijalani. Nyatanya, untuk terus menjaga singgasananya Juventus perlu memenangi sembilan dari 10 laga tersisa. Artinya, Napoli masih bisa mengejar. ”Kami tidak boleh berpikir gelar scudetto sudah berada di dalam genggaman. Kami harus maju, menjaga fokus,” kata Allegri sepert dilansir Soccerway.

Juru taktik berusia 50 tahun itu lalu menegaskan bakal memaksimalkan setiap laga yang tersisa guna mempertahankan kekuasaan. Dia meminta pasukannya terus tancap gas terutama saat bertandang ke stadio Paolo Mazza, markas SPAL, pada lanjutan Serie A, Sabtu (17/3/2018).

Berbekal kemenangan 4-1 pada pertemuan pertama Oktober lalu, Juventus diyakini akan mampu mengulang hasil serupa. Terlebih, kondisi SPAL juga tidak oke. Tim besutan Leonardo Semplici sedang terpuruk di peringkat 18 klasemen sementara dengan 24 poin. ”Kami akan menghadapi SPAL di laga selanjutnya. Tidak akan mudah untuk menang di Ferrara. Pertandingan akan berjalan seru dan menarik,” kata Allegri.

Juventus membidik kemenangan atas SPAL bukan hanya untuk memperbesar kans menjuarai Serie A, juga untuk dijadikan modal menghadapi laga selanjutnya. Pada awal April nanti I Bianconeri harus menjamu AC Milan yang belum terkalahkan di partai Serie A mereka sejak akhir Desember lalu.

Penulis: Dodi Esvandi
Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved