Piala FA
Leicester vs Chelsea: Asa Terakhir The Blues
Setelah tersingkir dari Liga Champions, harapan Chelsea untuk bisa merebut gelar juara pada musim ini kini tinggal tersisa di Piala FA.
Penulis: Dodi Esvandi | Editor: Dodi Esvandi
TRIBUNJAKARTA.COM - Chelsea akhirnya harus gigit jari usai disingkirkan Barcelona dari pentas Liga Champions. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar. Setelah berimbang 1-1 di London pada leg pertama, tim London Biru kalah 0-3 di Camp Nou, Kamis (15/3/2018) dini hari.
Di kandang Barca, gawang Chelsea jadi bulan-bulanan Lionel Messi. Dua gol disarangkan striker asal Argentina itu ke gawang Thibaut Courtois, plus satu assist untuk Ousmane Dembele.
Menurut Cesar Azpilicueta, ia dan rekan-rekannya banyak melakukan kesalahan yang bisa dimanfaatkan oleh para pemain Barcelona. ”Saya pikir kami punya banyak peluang, tapi beberapa kesalahan kami buat, mereka menghukum kami. Kami tahu harus mencetak gol untuk setidaknya memaksa hingga extra time. Kami punya cukup peluang untuk membuat itu terjadi, tapi mereka menghukum kesalahan-kesalahan kami dengan tiga gol,” kata Azpilicueta.
Kini setelah tersingkir dari Liga Champions, harapan Chelsea untuk bisa merebut gelar juara pada musim ini kini tinggal tersisa di Piala FA. Sementara di pentas Liga Premier, pasukan Antonio Conte itu yang berada di peringkat 5 dan tertinggal 25 poin dari Man City sebagai penguasa klasemen. Dengan 8 laga tersisa, mustahil bagi mereka mempertahankan gelar juara yang diraih musim lalu.
Azpilicueta mengatakan Chelsea kini hanya punya dua misi. Yang pertama berusaha sukses di Piala FA. Yang kedua, finis di posisi empat besar Liga Inggris. ”Pertandingan selanjutnya adalah Piala FA. Kami akan berusaha ke semifinal dan kembali ke empat besar di Liga Premier,” ucap bek asal Spanyol itu.
Karena itulah Chelsea kini benar-benar fokus menghadapi persaingan di Piala FA. Mereka akan berusaha membawa pulang kemenangan dari lawatan ke stadion King Power di partai perempat final melawan Leicester City, Minggu (18/3/2018).
Untuk itu Antonio Conte mengisyaratkan akan memainkan tim terbaiknya di pertandingan itu. Apalagi setelah pertandingan ini Chelsea mendapat jeda pertandingan yang lama. Mereka baru akan berlaga lagi pada awal April mendatang di pentas Liga Premier. ”Setiap trofi penting bagi kami. Kami akan berjuang sampai akhir setiap kompetisi,” tegas Conte seperti dilansir Sportsmole, Sabtu (17/3). ”Sekarang ada Piala FA. Ini adalah perempat final dan jika kami menang, kami akan bermain di Wembley. Kami tidak bermain setiap tiga hari, jadi untuk alasan ini saya akan mengambil solusi terbaik untuk pertandingan hari Minggu,” ujarnya.
Di atas kertas Chelsea lebih diunggulkan ketimbang tim Jamie Vardy dkk. Namun demikian Conte melarang anak-anak asuhnya memandang lawan sebelah mata. Terlebih The Foxes punya amunisi berkualitas di lini serangnya. ”Dua tahun lalu mereka meraih gelar juara. Mereka sangat ingin bertarung, di laga terakhir kami bertemu dengan mereka kami sangat menderita. Mereka membuat kami mendapat banyak tekanan dan harus sering berlari. Mereka memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dan kami harus sangat memperhatikan itu,” ujar Conte.
Manajer Leicester, Claude Puel juga mengakui Chelsea lebih diunggulkan. Namun demikian, dia yakin timnya juga bisa mengejutkan. Puel menyebut bahwa tekanan meraih trofi di kubu Chelsea akan memberi keuntungan tersendiri untuk Leicester.
”Tekanan besar ada pada Chelsea. Ini kesempatan terakhir bagi mereka untuk memenangi trofi,” kata Puel di Daily Mail. ”Saya juga berpikir bahwa buat kami ini juga bukan pertandingan normal. Para pemain menunggu untuk laga ini dengan keinginan kuat dan tanpa tekanan karena tim ini unggulan. Tapi, kami mempunyai atribut yang bagus juga dan kami bisa merepotkan.”
Di pentas Liga Premier di putaran pertama Chelsea sukses menang 2-1 di stadion King Power. Kemudian di putaran kedua di Stamford Bridge, Leicester sukses memaksakan hasil imbang 0-0.
Leicester kini berada di peringkat ke-8 klasemen Liga Premier dengan nilai 40. Pekan lalu mereka baru saja mengakhiri puasa kemenangan dengan mengalahkan West Bromwich Albion 4-1 di stadion The Hawthorns, setelah di lima laga sebelumnya hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan dua kekalahan.
Gelandang Riyad Mahrez berharap timnya mampu melanjutkan momentum kemenangan atas WBA itu saat menghadapi Chelsea. ”Kami memiliki laga perempat final Piala FA, dan itu akan sangat penting untuk kami terus melangkah di kompetisi ini. Untuk klub, itu sangat bagus, jadi kita akan lihat pekan depan,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/chelsea_20180318_155230.jpg)