Ternyata Susunan Batu di Taman Pandang Istana Monas, Membentuk Kalimat

Jika dilihat dari langit, susunan batu tersebut membentuk sebuah kalimat 'Berbeda Tapi Satu'.

Ternyata Susunan Batu di Taman Pandang Istana Monas, Membentuk Kalimat
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Susunan batu Taman Pandang Istana di kawasan silang Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Bagi warga yang sering mengunjungi Monumen Nasional (Monas), pasti tidak asing dengan Taman Pandang Istana di di Jalan Silang Monas Barat Laut, depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Di taman ini, ada susunan batu yang biasa digunakan sebagai tempat duduk, ternyata menyimpan sesuatu yang jarang diketahui banyak orang.

Jika dilihat dari langit, susunan batu tersebut membentuk sebuah kalimat 'Berbeda Tapi Satu'.

Hal ini pun tidak diketahui oleh pedagang yang sering berjualan di sekitar gerbang masuk Monas.

Susunan batu Taman Pandang Istana di kawasan silang Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2018).
Susunan batu Taman Pandang Istana di kawasan silang Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR)

"Memang iya ada bacaannya, tidak tahu saya rupanya bisa dibaca batunya," kata Dodit, seorang pedagang di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2018).

Salah seorang pengunjung Rangga Febri, juga mengungkapkan hal yang sama.

"Oh iya bisa dibaca dari atas. Sering duduk di sini tapi tidak tahu saya rupanya ada yang seperti ini," ujar Rangga.

Dari keterangan monumen di dekat susunan batu, area tersebut dinamakan Taman Pandang Istana yang diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pada Juli 2016.

Dalam sebuah tulisan di monunen tersebut, taman ini diharapkan menjadi wadah setiap warga untuk menuangkan aspirasi dan gagasannya secara kreatif, sebagai bentuk apresiasi seni, desain, dan keragaman budaya.

Selain itu, taman tersebut bertujuan untuk menjadi ruang kolaborasi publik dalam rangka membangun Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved