3 Tahun Berpasangan, Ini 3 Catatan Luar Biasa Marcus/Kevin yang Sulit Dipecahkan

Dari 9 final beruntun hanya pada Korea Open dan Denmark Open yang gagal.

Editor: Erik Sinaga
BADMINTONINDONESIA.ORG
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, sukses menyabet gelar juara turnamen All England Open 2018, Minggu (18/3/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH- Pasangan ganda putra nomor 1 Dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo baru berpasangan kurang dari 3 tahun.

Tapi sejumlah prestasi dan raihan gelarnya dari ajang Super Series sangat luar biasa.

Yang terakhir, Marcus/Kevin berhasil mempertahankan gelar juara di ajang turnamen tertua bulutangkis, All England.

"The Minions", julukan Marcus/Kevin berhasil menumbangkan musuh bebuyutan mereka dengan dua set langsung 21-18 21-17 dalam duel 'el classico' yang berlangsung selama 42 menit.

Berikut rangkuman Warta Kota terkait beberapa catatan Marcus/Kevin yang luar biasa dan sulit dipecahkan pemain lainnya:

1. Tujuh gelar Super Series dalam satu tahun

Marcus dan Kevin
Marcus dan Kevin (Kompas.Com)

Pada tahun lalu, Marcus/Kevin membuat sejarah dengan berhasil meraih 7 gelar super series dalam 9 finalnya dengan mencatatkan 2 kali hattrick (tiga kali berturut-turut) dalam satu tahun kalender.

Maret 2017 - All England
April 2017- India Open
April 2017- Malaysia Open
September 2017- Japan Open
November 2017 - China Open
November 2017 - Hong Kong Open
Desember 2017 - Dubai World Superseries Finals

Hal ini sulit dan bahkan tidak mungkin dipecahkan karena mulai tahun ini (2018) format yang dipakai oleh Badminton World Federation (BWF) adalah bertajuk BWF Tour 2018, bukan lagi Super Series.

2. Sembilan Final beruntun

Pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengembalikan kok dari lawan mereka, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, pada laga babak kedua turnamen All England Open 2018 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Kamis (15/3/2018). BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengembalikan kok dari lawan mereka, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, pada laga babak kedua turnamen All England Open 2018 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Kamis (15/3/2018). BADMINTON INDONESIA (Badminton Indonesia)

Dalam kurun waktu 2017 sampai awal 2018 terbilang memang tahunnya bagi The Minions, sampai saat ini mereka berhasil menapakKan kakinya di partai puncak 9 kali berturut-turut sejak Korea Open pada September 2017 lalu, dari 9 final beruntun hanya pada Korea Open dan Denmark Open yang gagal.

Dalam 9 kali finalnya, Minions berhasil meraih 6 kali juara beruntun pada kurun waktu akhir 2017 sampai awal 2018. Enam kali itu terhitung sejak juara pada China Open (November 2017), Hongkong Open (November 2017), Dubai World Super Series Final (Desember 2017), Indonesia Masters (Januari 2018), India Open (Februari 2018), dan All England (Maret 2018).

3. Meraih lebih dari 100 ribu ranking point BWF

Gelar juaradiperoleh Kevin Sanjaya/Marcus Gideon pada laga  Daihatsu Indonesia Master 2018 yang digelar di Istora Senayan, Minggu (28/1/2018).
Gelar juaradiperoleh Kevin Sanjaya/Marcus Gideon pada laga Daihatsu Indonesia Master 2018 yang digelar di Istora Senayan, Minggu (28/1/2018). (net)

Dilansir dari bwf.tournamentsoftware.com The Minions berhasil mengumpulkan 96.789 poin dari 14 turnamen selama 2017-2018, dengan tambahan 4.200 poin setelah mempertahankan juara All England, maka terhitung mulai pekan depan total poin Marcus/Kevin mencapai 100.989 dari 15 turnamen.

Atas jumlah akumulasi poin tersebut, Marcus/Kevin menjadi satu-satunya pasangan ganda putra bulutangkis yang sukses mengumpulkan total rangking poin akumulasi lebih dari 100 ribu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved