Akankah Ada Tersangka Baru Terkait Makanan Kedaluwarsa? Begini Jawaban Kapolres Jakarta Barat

Hingga saat ini, polisi baru menetapkan tiga tersangka yakni RA (36) selaku Direktur PT PRS serta DG (27) dan AH (33) yang merupakan kepala gudang.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi ‎di gudang penyimpanan PT PRS, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Polres Metro Jakarta Barat masih terus mendalami kecurangan bisnis yang dilakukan PT PRS termasuk berkaitan dengan kemungkinan ada atau tidaknya tersangka baru dalam kasus ini.

Hingga saat ini, polisi baru menetapkan tiga tersangka yakni RA (36) selaku Direktur PT PRS serta DG (27) dan AH (33) yang merupakan kepala gudang.

"Sifat penyelidikan kita ini kesinambungan. Nanti akan terus kami periksa apakah ada pelanggaran lain yang melanggar Undang-Undang lain," ujar  Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi ‎di gudang penyimpanan PT PRS, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/3/2018).

Baca: Tak Hadir di Sidang First Travel, Begini Potret Syahrini Plesiran ke Belanda

Baca: Tak Terima Razia Ponsel, Narapidana Lapas Cirebon Lempar Batu Sembarangan

Baca: Tewas Saat Bertugas, Begini Berbagai Potret Sang Putri Pertama MJ Hanafie

Saat disinggung apakah Karyawan PT PRS akan turut ditetapkan sebagai tersangka, Hengki menegaskan masih perlu penyelidikan lebih lanjut.‎

‎"Nanti kita lihat. Peranan masing-masing akan kita teliti. Ini kan baru berapa hari," kata Hengki.

Diketahui, saat kepolisian menggrebek gudang PT PRS di Jalan Kalianyar I, Tambora, Jakarta Barat, para karyawan PT PRS tertangkap tangan sedang mengganti label tanggal kedaluwarsa makanan sebelum diedarkan.‎

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved