17 Ribu Makanan Kedaluwarsa dari Gudang PT PRS Nyaris Beredar di Masyarakat

Namun, Hengki ‎menyebut belum ada makanan anak kedaluwarsa yang telah beredar ke masyarakat.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Sebanyak 17 ribu makanan anak kedaluwarsa yang disita polisi dari gudang PT PRS nyaris beredar di masyarakat.

"‎Hasil penyidikan untuk makanan yang lazim digunakan oleh anak-anak kurang lebih ada 17 ribu," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi di kantornya, Kamis (22/3/2018).

Dari 17 ribu makanan untuk anak-anak itu terdiri dari berbagai jenis produk.

Termasuk susu bayi yang tanggal kedaluwarsanya diganti di gudang PT PRS di Jalan Kalianyar I, Tambora, Jakarta Barat.

Namun, Hengki ‎menyebut belum ada makanan anak kedaluwarsa yang telah beredar ke masyarakat.

Baca: Makanan Kedaluwarsa Beredar di Pasaran, Masyarakat Harus Lebih Kritis Saat Membeli

Baca: Banyak Masyarakat Belum Tahun Makanan Kedaluwarsa Beredar di Pasaran

"‎Susu bayi ada rencana dari pelaku untuk diganti tanggal kedaluwarsanya. Namun sebelum diganti sudah dibongkar. Jadi belum beredar," kata Hengki.

Kendati demikian untuk lebih memastikan, jajaran Polres Metro Jakarta Barat bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta akan melakukan sidak ke beberapa supermarket di Jakarta Barat.

"‎Kami bersama BBPOM akan adakan pemeriksaan ke beberapa supermarket dan toko untuk memastikan barang kedaluwarsa sudah tidak beredar di pasaran," kata Hengki.

Diketahui, saat penggerebekan di gudang PT PRS polisi menyita 96.080 makanan impor asal Amerika Serikat dan Australia yang masa kedaluwarsanya telah diubah.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved