Bongkar Surat Wasiat, Maksun Minta Pemerintah Bayar Utang Rp 4500 Saat Beli 2 Pesawat RI

Di dalamnya antara lain tertulis “uang pinjaman nasional dengan nominal Rp 4.500”.

Bongkar Surat Wasiat, Maksun Minta Pemerintah Bayar Utang Rp 4500 Saat Beli 2 Pesawat RI
Serambi Indonesia
MAKSUN, warga Desa Alue Tampak, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat memperlihatkan surat bentuk pinjaman/uang negara Rp 4.500 milik orangtuanya tahun 1950 untuk membeli pesawat yang kini belum dilunasi. Foto direkam di kediaman Maksun, Sabtu (17/3). 

TRIBUNJAKARTA.COM, ACEH BARAT - Nama Maksun (61) menjadi terkenal setelah mengungkap surat wasiat ayahnya.

Surat tersebut berupa catatan atau bukti surat uang pinjaman nasional dari rakyat Aceh untuk membeli dua pesawat bagi perjuangan Negara Republik Indonesia di awal kemerdekaan.

Serambi yang berkunjung ke rumahnya di Desa Alue Tampak, Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat, Sabtu (17/3) lalu ikut menyaksikan bukti surat tersebut.

Baca: Presiden Jokowi: Kritik Harusnya Tidak Asbun, Asal Bunyi!

Di dalamnya antara lain tertulis “uang pinjaman nasional dengan nominal Rp 4.500”.

Surat tersebut dibuat pada Agustus 1950.

“Ini surat milik ayah saya Mak Din. Dulu ayah saya ikut memberi pinjaman uang kepada negara untuk membeli pesawat,” ujar Maksun yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pangkas di desa tersebut.

Surat tersebut selama ini disimpan Maksum sejak ayahnya meninggal tahun 2011.

Baca: Kata Sandiaga Uno Soal Pidato Prabowo Subianto Tentang Indonesia Sudah Tidak Ada Pada 2030

Surat utang pinjaman nasional ini kembali dibuka oleh Maksun setelah dirinya membaca Harian Serambi Indonesia edisi Kamis (15/3), yang memuat cerita Nyak Sandang, warga Aceh Jaya yang juga memperlihatkan sebuah surat hampir serupa yakni obligasi pengumpulan uang untuk membeli pesawat pertama Indonesia yang dikeluarkan tahun 1950.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved