Pencurian Data di Facebook, Mark Zuckerberg Tulis Permintaan Maaf di Halaman Koran, Seperti Apa?

Ia meminta maaf dan berjanji bakal memperbaiki sistem keamanan Facebook untuk melindungi privasi pengguna.

TNW
Mark Zuckerberg 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok pendiri Facebook Mark Zuckerberg menuliskan permintaan maafnya di halaman koran usai beredar kabar pencurian data di situs miliknya.

Facebook mengakui sekitar 50 juta data pribadi penggunanya dicuri dan disalahgunakan oleh pihak ketiga, yakni firma analisis data Cambridge Analytica.

Firma tersebut bekerja untuk kampanye pemenangan Donald Trump pada Pilpres 2016 lalu.
Pekan lalu, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, angkat bicara soal skandal ini melalui akun Facebook personalnya.

Ia meminta maaf dan berjanji bakal memperbaiki sistem keamanan Facebook untuk melindungi privasi pengguna.

Tak cukup lewat akun Facebook-nya, Mark Zuckerberg juga meminta maaf lewat satu halaman koran di beberapa media besar.

Di antaranya New York Times, Wall Street Journal, dan Washington Post.

Baca: Begini Hubungan dengan Soeharto, Probosutedjo: Wong Ndeso Tapi Tidak Ndesani

Permohonan maaf itu naik cetak untuk edisi Minggu (25/3). Isinya hanya lima paragraf pendek disertai tanda tangan Mark Zuckerberg.

“Anda mungkin sudah mendengar tentang aplikasi kuis buatan seorang peneliti yang membocorkan data pribadi jutaan pengguna Facebook pada 2014,” begitu pembukaan permohonan maaf Mark Zuckerberg.


“Ini adalah pelanggaran kepercayaan, dan saya minta maaf kami tak berbuat lebih kala itu. Kami sekarang mengambil langkah agar kejadian seperti ini tak terulang lagi,” Zuckerberg menambahkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (26/3), dari Ubergizmo.

Halaman
12
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved