Terbongkar; Novanto Dibungkus Selimut tiba di Rumah Sakit, Hingga Honor Perawat Rp 800 Ribu

Honor perawat senior yang diminta, Fredrich Yunadi, untuk merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau diketahui sebesar Rp 800 ribu.

Terbongkar; Novanto Dibungkus Selimut tiba di Rumah Sakit, Hingga Honor Perawat Rp 800 Ribu
Tribunnews.com/ist
Setya Novanto 

TRIBUNJAKARTA.COM- Drama bekas Ketua DPR RI Setya Novanto sangat menyedot perhatian publik berbulan-bulan lamanya.

Novanto yang sebelumnya dikenal 'licin' dari hukum, menghadapi lembaga superbodi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sangat sedikit seklai orang yang mampu lolos jika kasusnya sudah ditangani KPK.

Novanto hampir masuk di kategori sangat sedikit sekali itu ketika penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP eletkronik tahun anggaran 2011-2013 dibatalkan melalui putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca: Pengendara Ini Mengaku Melihat Candi, Kemudian Berada di Sawah, Bagaimana Bisa?

Malang bagi Novanto, KPK kembali menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) yang kedua. Dari sini lah perlawanan-perlawanan Novanto sangat menghiasi pemberitaan media-media di Indonesia.

Puncaknya adalah ketika dia menjadi buronan KPK karena tak kunjung ditemukan. Tidak berselang lama, tersiar kabar bahwa Novanto kecelakaan menabrak tiang listrik di daerah Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Novanto kala itu menumpang di mobil Fortuner milik Hilman Mattauch yang saat itu bekerja sebagai wartawan Metro TV.

Pengacara Novanto saat itu, Fredrich Yunadi kemudian tampil monolog mengenai kondisi Novanto. Dia mengaku bahwa Novanto sakit parah. Bahkan dia menderita benjolan di dahi sebesar bakpao.

Baca: Ingin Buktikan Teori Bumi Datar, Ilmuwan Otodidak Ini Terbang Menaiki Roket, Begini Hasilnya

Keterangan yang dibuat-buat itu akhirnya satu persatu terungkap di persidangan karena KPK menjerat Fredrich Yunadi dan dokter yang menangani Novanto, Bimanesh Sutarjo dengan pasal menghalang-halangi penyidikan.

Halaman
1234
Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved